//

TANGGUNG JAWAB PERSIRAJA BANDA ACEH DALAM PERJANIAN KERJA TERHADAP JAMINAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN PEMAIN

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Arief Irsadi - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK ARIEF IRSADI : TANGGUNG JAWAB PERSIRAJA BANDA ACEH DALAM PERJANIAN KERJA TERHADAP JAMINAN KESELAMATAN DAN KESEHATAN PEMAIN Fakultas hukum Universitas Syiah Kuala (iv, 59)pp, bilb, app. Azhari, S.H., MCL., M.A. Pasal 86 Undang – undang Nomor 13 Tahun 2003 Tentang Ketenagakerjaan menjelaskan bahwa setiap pekerja atau buruh berhak memperoleh perlindungan atas keselamatan dan kesehatan kerja. Akan tetapi dalam prakteknya para pekerja/pemain sepak bola tidak mendapat jaminan keselamatan dan kesehatan sesuai dengan isi kontrak yang ditandatangani antara pemain dengan klub, salah satunya klub Persiraja. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana tanggung jawab klub persiraja dalam menjamin keselamatan dan kesehatan pemain, mengetahui faktor penyebab klub persiraja tidak melakukan tanggung jawab terhadap jaminan keselamatan dan kesehatan pemain, dan menjelaskan bagaimana upaya klub persiraja dalam mengatasi permasalahan jaminan keselamatan dan kesehatan pemain. Penulisan skripsi ini termasuk jenis penelitian hukum yuridis empiris dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data berasal dari sumber data primer dan sekunder. Sumber data primer diperoleh dari responden dan informan secara langsung dengan cara wawancara. Data sekunder diperoleh dari isi perjanjian kontrak, buku-buku, peraturan perundang-undangan dan hasil penelitian lainnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanggung jawab klub persiraja terhadap pemainnya belum berjalan sebagaimana mestinya. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor yaitu terjadinya krisis finansial, tidak adanya transparansi dana yang dikelola oleh pengurus, kurangnya pengurus dalam mengelola klub, kurangnya kesadaran pemain tentang hak-hak mereka sebagai pemain, dan penunggakan dana ke pihak asuransi yang harus dibayar oleh klub Persiraja. Upaya yang dilakukan oleh pihak klub dalam menangani keselamatan dan kesehatan pemain yaitu mendaftarkan para pemain ke perusahaan asuransi kesehatan, menyediakan tim medis, melakukan koordinasi dengan tim keamanan baik polisi maupun TNI agar supporter tidak anarkis. Adapun upaya-upaya di atas telah dilakukan, namun perlindungan keselamatan dan kesehatan terhadap pemain juga belum maksimal. Diharapkan kepada para pengurus Persiraja Banda Aceh agar dapat menjalankan kepengurusan dengan baik dan benar dengan memperhatikan hak para pemainnya sehingga dapat mencapai hasil yang optimal bagi klub Persiraja.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

DAMPAK PEMBERHENTIAN KOMPETISI LIGA INDONESIA TERHADAP PENDAPATAN PEMAIN PERSIRAJA BANDA ACEH (TEUKU HABIL, 2016)

ANALISIS STATUS SOSIAL ATLET SEPAKBOLA PERSIRAJA BANDA ACEH (khairul nazar, 2018)

SISTEM TATA KELOLA KANTOR PT. CIPTA KRIDATAMA SITE MIFA PROYEK MEULABOH UNTUK MEMASTIKAN TERJAGANYA ASPEK KESELAMATAN, KESEHATAN DAN LINGKUNGAN KERJA (Nur Aisah, 2014)

PERKEMBANGAN BONDEN PERSIRAJA BANDA ACEH PASCA TSUNAMI TAHUN 2005-2013 (JESSI GUNAWAN, 2015)

PROSEDUR PEMBAYARAN KLAIM JAMINAN KECELAKAAN KERJA PADA BPJS KETENAGAKERJAAN CABANG BANDA ACEH (FIFI MARYAM, 2015)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy