//

PENGETAHUAN MASYARAKAT GAMPONG TENTANG PENDIDIKAN POLITIK (STUDI KASUS: DI KECAMATAN MEURAH DUA KABUPATEN PIDIE JAYA)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang BUSHAIRI - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Pendidikan Politik adalah proses pembelajaran dan pemahaman tentang hak, kewajiban, dan tanggung jawab setiap warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. pandangan yang dilihat dalam amatan penulis di Kecamatan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya masyarakat sangat minim pemahaman mereka tentang politik. Hal ini terlihat ketika terjadinya pemilu, banyak warga yang memilih kandidat karena diiming-iming dengan pemberian uang ataupun sembako dan material lainnya dari partai politik, sehingga masyarakat belum kenal dengan sosok dan kiprah kandidat yang menjadi pilihan mereka dalam pemilukada, bahkan masyarakat lebih melaksanakan kegiatan mereka seperti bertani dan berkebun dari pada memberi suara pada pemilukada. Maka dari itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tentang pendidikan politik dan pentingnya pendidikan politik pada masyarakat gampong di Kecamatan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan yaitu wawancara, observasi, dokumentasi dan perpustakaan. Data dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif. Hasil penelitian diperoleh bahwa pengetahuan tentang pendidikan politik masyarakat gampong di Kecamatan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya dapat dikatakan sangat minim, masyarakat menganggap politik itu sesuatu yang kejam, berhubungan dengan kekuasaan, kegiatan memperkaya diri dan golongannya. Hal ini disebabkan oleh kurangnya pendidikan politik yang diberikan baik secara langsung ataupun secara tidak langsung, sehingga persepsi politik yang lahir di masyarakat menjadi berbeda dari arti politik yang sebenarnya dan p endidikan politik penting dilakukan pada masyarakat gampong di Kecamatan Meurah Dua Kabupaten Pidie Jaya agar menjadi lebih paham tentang apa itu politik, fungsi dan tujuan politik. Tolok ukur sebagian besar masyarakat gampong dalam pemilihan calon pemimpin yang tidak melihat pada kemampuan calon pemimpin, tetapi lebih kepada jumlah material yang ditawarkan oleh calon pemimpin kepada pemilih (masyarakat gampong). Partisipasi masyarakat dalam pemilu cukup bagus, namun persepsi tentang kegiatan memilih bukan sesuatu yang penting sudah mulai berkembang di dalam masyarakat gampong. Hal ini disebabkan oleh lembaga atau instansi terkait (partai politik) yang terlibat langsung dalam kegiatan politik kurang berperan dalam memberikan pendidikan politik kepada masyarakat, jenis pendidikan yang diberikan hanya sekedar pengenalan anggota partai sebagai caleg ketika kegiatan pemilu berlangsung. Kata kunci: Pengetahuan, Pendidikan politik, Masyarakat Gampong

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

TANGGAPAN DAN SIKAP IBU RUMAH TANGGA DALAM PEMBINAAN KESEHATAN ANAK BALITA DI GAMPONG KULAM KECAMATAN MEURAH DUARN KABUPATEN PIDIE JAYA (rahmayani, 2014)

PEMERIKSAAN KONTAMINASI BORAKS PADA BAKSO DAGING SAPI DI KABUPATEN PIDIE JAYA (RIZAL FUADI, 2015)

ANALISIS KELAYAKAN USAHA TERNAK SAPI POTONG DI KECAMATAN MEURAH DUA, KABUPATEN PIDIE JAYA (MUHAMMAD IRFAN, 2017)

PARTISIPASI POLITIK MASYARAKAT PESISIR PADA PEMILIHAN PRESIDEN TAHUN 2014 (STUDI DI KECAMATAN MUARA TIGA KABUPATEN PIDIE) (FERIADI, 2016)

MANFAAT PELAKSANAAN PROGRAM KEGIATAN KULIAH KERJA NYATA (KKN) MAHASISWA (SUATU PENELITIAN DI KECAMATAN MEURAH DUA PIDIE JAYA) (Zainal Fajri, 2015)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy