//

PENGARUH WAKTU EKSTRAKSI FORMALDEHID DARI IKAN KERAPU MACAN (EPHINEPHELUS FUSCOGUTTATUS) PADA PENYIMPANAN SUHU BEKU MENGGUNAKAN HCLO4 SEBAGAI EKSTRAKTAN

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Mauliza Arsita - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Penelitian tentang pengaruh waktu ekstraksi formaldehid dari ikan kerapu macan (Ephinephelus fuscoguttatus) pada penyimpanan suhu beku menggunakan HClO4 sebagai ekstraktan telah dilakukan. Ekstraksi formaldehid pada ikan kerapu macan dilakukan menggunakan pelarut asam perklorat (HClO4) dengan metode penggoyangan secara shaker. Variasi penggoyangan dengan shaker yang digunakan untuk mengekstraksi konsentrasi formaldehid dilakukan pada waktu 2 jam, 4 jam dan 6 jam. Konsentrasi formaldehid tertinggi (80,290 ppm) diperoleh pada penyimpanan 10 hari dengan waktu ekstraksi selama 2 jam sedangkan konsentrasi formaldehid terendah (35,558 ppm) diperoleh pada penyimpanan 14 hari dengan waktu ekstraksi selama 6 jam. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat perbedaan signifikan pada waktu ekstraksi 2 jam ke 4 jam sedangkan waktu ekstraksi 4 jam ke 6 jam tidak memiliki perbedaan signifikan. Ekstraksi formaldehid dengan penggoyangan secara shaker menghasilkan persen recovery sebesar 95,49%. Oleh karena itu, metode penggoyangan dengan shaker dapat dijadikan alternatif untuk ekstraksi konsentrasi formaldehid pada ikan kerapu macan. Kata kunci : Ikan kerapu macan (Ephinephelus fuscoguttatus), formaldehid, asam perklorat (HClO4), suhu beku dan metode penggoyangan dengan shaker. ABSTRACT Research on the effects of formaldehyde extraction from tiger grouper (Ephinephelus fuscoguttatus) at freezed temperatured storage using HClO4 as extractan has been done. The extraction of formaldehyde in tiger grouper using perklorat acid (HClO4) solvent with rocking of shaker method. Variation rocking of shaker to extract formaldehyde concentration are 2 hours, 4 hours and 6 hours. The highest concentration of formaldehyde (80,290 ppm) obtained at storage of 10 days at the time extraction for 2 hours with while the lowest concentration of formaldehyde (35,558 ppm) obtained at storage of 14 days at the time extraction for 6 hours. Statistic analysis showed that there was significant differences in extraction time of 2 hours to 4 hours while the extraction time of 4 hours to 6 hours did not have significant differences. Extraction of formaldehyde with rocking of shaker generate persent recovery 95,49%. Therefore, rocking of shaker method can be used as an alternative to the extract of formaldehyde concentration in tiger grouper. Keyword : Tiger grouper (Ephinephelus fuscoguttatus), formaldehyde, perklorat acid (HClO4, freezing temperatures and rocking of shaker method.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENENTUAN KADAR FORMALDEHID DALAM IKAN KERAPU MACAN (EPHINEPHELUS FUSCOGUTTATUS) PADA PENYIMPANAN SUHU KAMAR MENGGUNAKAN ASAM PERKLORAT (HCLO4) SEBAGAI EKSTRAKTAN (desi arfiyanti, 2014)

PENENTUAN KADAR FORMALDEHID DALAM IKAN KERAPU MACAN (EPINEPHELUS FUSCOGUTTATUS) PADA PENYIMPANAN SUHU BEKU MENGGUNAKAN ASAM TRIKLORO ASETAT (TCA) SEBAGAI EKSTRAKTAN (MAISURI, 2014)

PENENTUAN KADAR FORMALDEHID DALAM IKAN KERAPU MACAN (EPINEPHELUS FUSCOGUTTATUS)PADA PENYIMPANAN SUHU KAMAR MENGGUNAKAN ASAM TRIKLORO ASETAT (TCA) SEBAGAI EKSTRAKTAN (HENNY ELISA, 2014)

PENENTUAN KADAR FORMALDEHID DALAM IKAN KERAPU MACAN (EPINEPHELUS FUSCOGUTTATUS) PADA PENYIMPANAN SUHU BEKU MENGGUNAKAN ASAM PERKLORAT (HCLO4) SEBAGAI EKSTRAKTAN (Rossy Hajmaini, 2014)

PENGARUH VARIASI LAMA PENYIMPANAN DAN LAMA EKSTRAKSI MENGGUNAKAN SHAKER TERHADAP KONSENTRASI FORMALDEHID DALAM IKAN KERAPU MACAN (EPHINEPHELUS FUSCOGUTTATUS) (Lisnaturrahmi, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy