//

PENGARUH VARIASI PELARUT DAN WAKTU PENYIMPANAN TERHADAP KADAR FORMALDEHID DALAM IKAN KERAPU MACAN (EPINEPHELUS FUSCOGUTTATUS) PADA PENYIMPANAN SUHU KAMAR

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Nanda Puspa Kemala - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Penelitian mengenai pengaruh variasi pelarut dan waktu penyimpanan terhadap kadar formaldehid dalam ikan kerapu macan (Epinephelus fuscoguttatus) pada penyimpanan suhu kamar telah dilakukan. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah menentukan kadar formaldehid yang terbentuk secara alami dan melihat pelarut mana yang baik sebagai ekstraktan selama proses penyimpanan pada suhu kamar (0, 10, 12, 14, 16, 18 jam) dengan menggunakan HClO4 (asam perklorat) dan TCA (asam trikloroasetat). Hasil yang diperoleh dari analisis menggunakan metode blender dimana terjadi peningkatan kadar formaldehid seiring dengan lamanya waktu penyimpanan. Kadar formaldehid tertinggi yaitu pada penyimpanan 18 jam untuk HClO4 dan TCA dimana masing-masing sebesar 43,38 ppm dan 59,38 ppm. TCA memiliki kemampuan mengekstraksi formaldehid terikat secara lebih kuat dibandingkan dengan pelarut HClO4 sehingga didapatkan kadar formaldehid yang lebih tinggi. Persen recovery yang diperoleh yaitu HClO4 sebesar 89,1% dan TCA sebesar 94,2%. Kata kunci: Ikan kerapu macan, formalin, formaldehid, suhu kamar, HClO4, TCA. ABSTRACT Research on the effect of variation of solvent and storage time on the level of formaldehyde in tiger grouper (Epinephelus fuscoguttatus) at room temperature storage has been done. The purpose of this study was to determine the levels of formaldehyde that is formed naturally and see where the good solvent as extractant during room temperature storage (0, 10, 12, 14, 16, 18 hours) by using HClO4 (perchloric acid) and TCA (trichloroacetic acid). Results obtained from the analysis using blender method where levels of formaldehyde increase along with the length of storage time. The highest levels of formaldehyde that is in storage 18 hours to HClO4 and TCA each of which amounted to 43,38 ppm and 59,4 ppm. TCA has the ability to extract formaldehyde bonded more strongly than the solvent HClO4 to obtain higher levels of formaldehyde. Percent recovery obtained by 89,1% of HClO4 and 94,2% of TCA. Keywords: Tiger grouper, formalin, formaldehyde, room temperature, HClO4, TCA.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH VARIASI PELARUT DAN WAKTU PENYIMPANAN TERHADAP KADAR FORMALDEHID DALAM IKAN KERAPU MACAN (EPINEPHELUS FUSCOGUTTATUS) PADA PENYIMPANAN SUHU KAMAR (Nanda Puspa Kemala, 2016)

PENENTUAN KADAR FORMALDEHID DALAM IKAN KERAPU MACAN (EPHINEPHELUS FUSCOGUTTATUS) PADA PENYIMPANAN SUHU KAMAR MENGGUNAKAN ASAM PERKLORAT (HCLO4) SEBAGAI EKSTRAKTAN (desi arfiyanti, 2014)

PENENTUAN KADAR FORMALDEHID DALAM IKAN KERAPU MACAN (EPINEPHELUS FUSCOGUTTATUS) PADA PENYIMPANAN SUHU BEKU MENGGUNAKAN ASAM TRIKLORO ASETAT (TCA) SEBAGAI EKSTRAKTAN (MAISURI, 2014)

PENENTUAN KADAR FORMALDEHID DALAM IKAN KERAPU MACAN (EPINEPHELUS FUSCOGUTTATUS) PADA PENYIMPANAN SUHU BEKU MENGGUNAKAN ASAM PERKLORAT (HCLO4) SEBAGAI EKSTRAKTAN (Rossy Hajmaini, 2014)

PENGARUH WAKTU EKSTRAKSI FORMALDEHID DARI IKAN KERAPU MACAN (EPHINEPHELUS FUSCOGUTTATUS) PADA PENYIMPANAN SUHU BEKU MENGGUNAKAN HCLO4 SEBAGAI EKSTRAKTAN (Mauliza Arsita, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy