//

HUBUNGAN PENSOSIALISASIAN PROGRAM LISTRIK PINTAR DENGAN PEMAHAMAN EFISIENSI PENGGUNAANNYA OLEH MASYARAKAT KOTA BANDA ACEH. (STUDI DI KECAMATAN KUTA RAJA KOTA BANDA ACEH)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang FATHIMAH - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Penelitian ini berlatar belakang atas minimnya pengguna listrik pintar atau yang biasa disebut listrik prabayar di Kota Banda Aceh meskipun sudah dilakukan sosialisasi. Tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui seberapa besar hubungan pensosialisasian program listrik pintar dengan pemahaman efisiensi penggunaannya oleh masyarakat kota Banda Aceh serta mengetahui faktor apa saja yang menyebabkan masyarakat tidak menggunakan listrik pintar. Teori yang digunakan dalam penelitian ini yaitu teori Difusi Inovasi. Penelitian ini menggunakan Mixed Method (penggabungan metode) antara kuantitatif dan kualitatif, akan tetapi data primer (dominan) dalam penelitian ini diperoleh dari kuesioner dan data sekunder (pendukung) dalam penelitian ini adalah wawancara. Penelitian ini dilakukan di Kecamatan Kuta Raja Kota Banda Aceh. Teknik pengambilan sampel menggunakan rumus slovin berdasarkan jumlah populasi yaitu sebanyak 100 orang yang terdiri dari Kepala Keluarga di setiap Gampong. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner dan wawancara dengan analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, uji korelasi Product Moment dan uji hipotesis. Untuk melihat tinggi rendahnya korelasi digunakan skala Guilford. Hasil nilai korelasi r = 0,373 dimana hasil tersebut berada pada skala 0,20-0,39 yang menandakan hubungan rendah tapi pasti. Untuk hasil uji hipotesis di dapat nilai thitung = 3,981 dan nilai ttabel pada α = 5% atau 0,005 pada uji 2 sisi diketahui sebesar 1,984. Berdasarkan kriteria uji hipotesis yaitu thitung > ttabel (3,981 > 1,984) maka Ha diterima, sehingga dapat dinyatakan hipotesis dalam penelitian ini diterima. Artinya sosialisasi program listrik pintar yang dilakukan oleh PLN memiliki hubungan dengan pemahaman efisiensi penggunaannya oleh masyarakat. Namun, masih ditemukan faktor masyarakat tidak menggunakan listrik pintar. Faktor terbesar yaitu karena listrik pintar terlalu boros yang dipilih oleh 40 orang (53,3%) dari total 75 responden dan sebaiknya faktor ini segera diselesaikan sehingga program listrik pintar dapat digunakan secara baik oleh seluruh pelanggan PLN. Kata Kunci: Sosialisasi, Listrik Pintar, Pemahaman Efisiensi Penggunaan. ABSTRACT This study is background on the lack of smart electricity users -or commonly known as prepaid electricity- in Banda Aceh although the socialization has been conducted. The purpose of this study is to determine how much the relationship between socialization of smart electricity program and the understanding of the efficiency of its use by society in Banda Aceh and to find out the factors which causes do not use the smart electricity. The theory used in this study is the Theory of Diffusion of Innovations. This study use Mixed Method (incorporation method) between quantitative and qualitative, but the primary data (dominant) in this study obtained from the questionnaires and the secondary data (supporters) in this study is interviews. This study is conducted in Kuta Raja, Banda Aceh city. The technique of sampling using the slovin formula based on population numbers that is about 100 people that consist of the heads of household in every village. The technique of data collecting conducted by questionnaires and interviews with the data analysis using validity test, reliability test, correlation test of Product Moment and hypothesis test. To view the level of correlation by used Guilford scale. The results of the correlation values of r = 0.373 where these results were on a scale from 0.20 to 0.39 indicating low relation but definitely. For the results of hypothesis test obtained t value = 3.981 and value of t table at α = 5% or 0,005 on two sides test is found to be 1.984. Based on the criteria of hypothesis test that the t value> t table (3.981> 1.984) then Ha is received, so it can be stated this hypothesis is accepted. It means that the socialization of smart electricity program conducted by PLN has a relationship with the understanding of the efficiency of its use by society. However, there is still has factors why people do not use smart electricity. The biggest factor is because of smart electricity too extravagant; choosen by 40 people (53.3%) of the total 75 respondents and this factor should be resolved immediately so the smart electricity program can used properly by all the customers of PLN. Key Words: Socialization, Smart Electricity, Understanding of Efficiency of Use.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

KETERLIBATAN MASYARAKAT TERHADAP PELESTARIAN SABUK HIJAU (GREEN BELT)DI WILAYAH PESISIR KOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS DI KECAMATAN MEURAXA DAN KUTA RAJA) (Firdaus, 2016)

KETERLIBATAN MASYARAKAT TERHADAPPELESTARIAN SABUK HIJAU (GREEN BELT) DI WILAYAH PESISIRKOTA BANDA ACEH (STUDI KASUS DI KECAMATAN MEURAXA DAN KUTA RAJA) (Firdaus, 2017)

HUBUNGAN SANITASI LINGKUNGAN DENGAN STATUS KESEHATAN DAN STATUS GIZI BALITA DI GAMPONG JAWA KECAMATAN KUTA RAJA BANDA ACEH (Khuzaimah, 2016)

PEMETAAN DAN SISTEM PENGELOLAAN EKOSISTEM MANGROVE UNTUK EKOWISATA DI KECAMATAN KUTA RAJA KOTA BANDA ACEH (Syifa Saputra, 2016)

AKULTURASI DALAM TRADISI MEUGANG (STUDI DESKRIPTIF PADA MASYARAKAT GAMPONG JAWA KECAMATAN KUTA RAJA BANDA ACEH) (Astari Mulyana Putri, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy