//

HUBUNGAN PEMAHAMAN DAN TINDAKAN IBU YANG MEMILIKI PEKERJAAN SAMPINGAN SEBAGAI PETERNAK SERTA JARAK KANDANG TERHADAP KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS KECAMATAN MEUREUBO KABUPATEN ACEH BARAT

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang YARMALIZA - Personal Name

Abstrak/Catatan

RINGKASAN YARMALIZA. Hubungan Antara Pemahaman dan Tindakan Ibu yang Memiliki Pekerjaan Sampingan sebagai Peternak serta Jarak Kandang Terhadap Kejadian Diare pada Balita. SUGITO dan TEUKU REZA FERASYI. Diare merupakan penyakit yang ditandai dengan bertambahnya frekuensi buang air besar (BAB) lebih dari biasanya (3 kali atau lebih per hari) yang disertai perubahan bentuk dan konsistensi tinja dari penderita. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara pemahaman dan tindakan ibu yang memiliki pekerjaan sampingan sebagai peternak serta jarak kandang terhadap kejadian diare pada balita. Penelitian ini dilakukan karena berdasarkan data yang menunjukkan kasus diare cukup tinggi serta observasi yang telah dilakukan pada desa didalam Kecamatan Meureubo menunjukkan keadaan higiene lingkungan rumah tangga yang kurang sehat, sehingga penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat khususnya ibu yang memiliki pekerjaan sebagai peternak dan memiliki balita sehingga dapat menekan kejadian diare pada balita. Penelitian ini bersifat survei analitik dengan pendekatan Cross Sectional. Jumlah sampel yang diambil (total sampel) adalah seluruh ibu yang memiliki pekerjaan sampingan sebagai peternak dan memiliki balita dengan diare yang datang berobat ke Puskesmas Meureubo, tahun 2014 berjumlah 70 ibu yang memiliki balita, untuk selanjutnya data juga diambil melalui wawancara dan observasi. Kriteria inklusi adalah ibu yang memiliki pekerjaan sampingan sebagai peternak yang memiliki balita dengan diare dan bersedia diwawancarai, kriteria eksklusi adalah ibu yang tidak memiliki pekerjaan sampingan sebagai peternak yang tidak memiliki balita dengan diare serta tidak bersedia diwawancarai Penelitian ini telah dilakukan pada bulan Juli-September 2015. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner, daftar chek list, kamera dan meteran gulung. Analisa data yang digunakan adalah univariat, bivariat dan multivariat, pada hasil akhir dengan menggunakan uji regresi logistik akan diketahui variabel manakah yang paling kuat berhubungan dengan kejadian diare pada balita. Hasil uji statistik menunjukkan bahwa terdapat hubungan antara pemahaman dan tindakan ibu yang memiliki pekerjaan sampingan sebagai peternak serta jarak kandang terhadap kejadian diare pada balita (p

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

HUBUNGAN FAKTOR SANITASI DAN SOSIODEMOGRAFI DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI GAMPONG BAET KECAMATAN BAITUSSALAM ACEH BESAR (Yoanda Rauza, 2014)

HUBUNGAN PERSONAL HYGIENE IBU DENGAN KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BATOH BANDA ACEH (Terah Imanuel Mirino, 2017)

ANALISIS FAKTOR RISIKO TERHADAP KEJADIAN DIARE PADA BALITA DI PUSKESMAS INGIN JAYA KABUPATEN ACEH BESAR (Ummul Akla, 2015)

HUBUNGAN PENGETAHUAN IBU TENTANG DIARE DENGAN PENATALAKSANAAN AWAL DIARE AKUT PADA BALITA DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS ACEH BESAR (Asri Ayuningtias, 2018)

FAKTOR RISIKO PENYEBAB DIARE PADA BALITA DI KECAMATAN COT GLIE ACEH BESAR (Nanda Yusrida Putra, 2014)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy