//

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN DAN PENGELOLAAN AIR BERSIH DI GAMPONG LAMREH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang RONALITA SILVIA - Personal Name
SubjectWATER
COMMUNITY DEVELOPMENT
Bahasa Indonesia
Fakultas Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik-Universitas Syiah Kuala
Tahun Terbit 2013

Abstrak/Catatan

Gampong Lamreh merupakan salah satu daerah pesisir di kecamatan Mesjid Raya, dimana sebelum Tsunami bahkan setelah dua tahun Tsunami masyarakat gampong Lamreh masih menggunakan dan mengkonsumsi air asin yang menurut masyarakat setempat air yang selama ini mereka gunakan tidak layak bahkan bisa mengganggu kesehatan mereka, oleh karenanya masyarakat berinisiatif untuk membangun air bersih, dengan dana yang terbatas masyarakat berpartisipasi untuk mewujudkan impian mereka juga membawa perubahan di gampong Lamreh. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah ingin mengetahui sejauh mana partispasi masyarakat, dan faktor apa saja yang mempengaruhi masyarakat untuk berpartisipasi. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif yang dilakukan di gampong Lamreh kecamatan mesjid raya, dengan jumlah populasi seluruh masyarakat Lamreh yang sudah berkeluarga khususnya, Gampong Lamreh terdiri dari lima dusun, oleh karenanya sampel yang di ambil yaitu 20 orang dari setiap dusun dan jumlah sampelnya yaitu 100 sampel. Pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan kuesioner dan wawancara yang dianalisis secara deskriptif presentase dari masing-masing varabel. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi masyarakat Lamreh bervariasi dari tahap ke tahap lainnya. yaitu tahap perencanaan, pelaksanaan dan pengelolaan. Pada tahap perencanaan 35% masyarakat berpartisipasi dalam bentuk sumbangsih pemikiran yang diberikan pada saat pelaksanaan musyawarah dan 89% partisipasi masyarakat dalam bentuk menghadiri musyawarah, dan pada tahap pelaksanaan 100% masyarakat berpartisipasi dalam bentuk memberikan uang sebagai dana awal pembangunan air bersih dan 34% masyarakat yang berpartisipasi dalam bentuk gotong royong, sedangkan dalam tahap pemanfaatan atau pengelolaannya 94% masyarakat yang ikut berpartisipasi dalam bentuk uang dengan membayar iuran bulanan yang sudah disepakati pada tahap perencanaan, sedangkan dalam bentuk gotong royong hanya 12% masyarakat yang ikut berpartisipasi dengan memberikan materil seperti cangkul dan alat gali lainnya. Adapun faktor yang mempengaruhi partisipasi masyarakat yaitu 89% karena sulit mendapatkan air bersih dan hanya 11% dari masyarakat yang berpartisipasi karena ingin ada perubahan di gampong Lamreh agar lebih mudah untuk mendapatkan air bersih. Kata Kunci: Partisipasi, Pembangunan Dan Pengelolaan

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PERANAN KOMUNIKASI KEUCHIK UNTUK MENINGKATKAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN GAMPONG (PENELITIAN PADA GAMPONG GEULANGGANG LABU KECAMATAN PEUSANGAN SELATAN KABUPATEN BIREUEN) (Fakhrurrazi, 2015)

TIPOLOGI KEPEMIMPINAN GEUCHIK GAMPONG PEUNITI KECAMATAN BAITURRAHMAN (SUATU KAJIAN TERHADAP PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMBANGUNAN GAMPONG) (Kurniawan Akbar Syahputra, 2016)

STUDI DAN PEMETAAN KONDISI DAERAH PELAYANAN AIR BERSIH DI KABUPATEN ACEH BESAR (T.mahmuda Tsanysahar, 2016)

HUBUNGAN FAKTOR INTERNAL DAN EKSTERNAL DENGAN PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DI GAMPONG BLANGKRUENG KABUPATEN ACEH BESAR (STUDI KASUS KELOMPOK USAHA BERSAMA PENGELOLAAN SAMPAH RUMAH TANGGA DUSUN COT SIBATI) (RIZA RAMADHAN, 2015)

PARTISIPASI MASYARAKAT DALAMRNPEMBANGUNAN GAMPONGRN(STUDI KASUS DI LAMPASEH ACEH KEC. MEURAXA PERIODE 2009-2014 DI KOTA BANDA ACEH) (husna, 2014)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Tahun Terbit

   

Prodi

   

Copyright © 2015 Perpustakaan Unsyiah. Dikembangkan dengan menggunakan SLiMS.