//

JUMLAH ERITROSIT, LEUKOSIT, KADAR HEMOGLOBIN, DAN NILAI HEMATOKRIT PADA AYAM PETELUR YANG DIBERI CEKAMAN PANAS DAN INFUSA DAUN JALOH (SALIX TETRASPERMA ROXB

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Teguh Rianda - Personal Name

Abstrak/Catatan

Penelitian ini bertujuan melihat pengaruh pemberian infusa daun jaloh terhadap ayam petelur untuk mengurangi dampak cekaman panas berdasarkan jumlah eritrosit, leukosit, kadar hemoglobin dan nilai hematokrit. Penelitian dilaksanakan pada bulan November sampai Desember 2015 di Teaching Farm Peternakan dan Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Syiah Kuala. Sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 20 ekor ayam petelur strain ISA Brown periode layer berumur 10 bulan. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap pola searah dengan 4 perlakuan 5 ulangan. Perlakuan pertama (P0) sebagai kontrol yaitu ayam petelur hanya diberi air mineral. Perlakuan kedua (PI) yaitu dengan pemberian infusa daun jaloh konsentrasi 10%; Perlakuan ketiga (PII) diberikan infusa daun jaloh konsentrasi 20%; dan Perlakuan keempat (PIII) diberikan infusa daun jaloh konsentrasi 30%. Perlakuan dilaksanakan mulai jam 08.00 sampai dengan jam 17.00 dan pemberian stres panas diberikan secara gradual mulai jam 10.00 sampai dengan jam 15.00 selama 15 hari. Selanjutnya dilakukan penghitungan jumlah eritrosit, leukosit, kadar hemoglobin dan nilai hematokrit. Data dianalisis dengan menggunakan anava rancangan acak lengkap dengan bantuan program SPSS for Windows 16.0. Rata-rata (±SD) jumlah eritrosit pada perlakuan P0, PI, PII, dan PIII berurutan adalah 2,40±0,30; 2,75±0,55; 2,70±0,32; dan 2,51±0,19. Selanjutnya jumlah leukosit 20,96±1,80; 23,04±1,85; 21,99±1,36; dan 21,72±1,10. Kadar hemoglobin 10,56±1,14; 11,92±2,23; 12,18±1,63; dan 11,50±0,71. Nilai hematokrit 31,74±3,02; 36,48±7,63; 36,16±5,07; dan 34,10±3,02. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pemberian cekaman panas dan infusa daun jaloh selama 15 hari tidak menunjukkan adanya pengaruh (P>0,05) terhadap jumlah eritrosit, leukosit, kadar hemoglobin dan nilai hematokrit ayam petelur.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

KADAR HEMOGLOBIN PADA IKAN NILA (OREOCHROMISNILOTICUS) YANG DIBERI CEKAMAN PANAS DAN PAKAN YANG DISUPLEMENTASIKAN TEPUNG DAUN JALOH (SALIX TETRASPERMA ROXB) (Dewi Safitri, S.KH, 2014)

EFEK INFUSA DAUN JALOH (SALIX TETRASPERMA ROXB) TERHADAP KUALITAS TELUR AYAM PETELUR YANG DIBERI CEKAMAN PANAS (REVA GUSTRIANA, 2016)

EFEK PEMBERIAN EKSTRAK ETANOL KULIT BATANG JALOH (SALIX TETRASPERMA ROXB) TERHADAP TERHADAP KADAR HEMOGLOBIN AYAM BROILER YANG DIBERIKAN CEKAMAN PANAS (khaidir, S.KH, 2014)

EFEK SINBIOTIK AKBISPROB TERHADAP JUMLAH ERITROSIT, LEUKOSIT, KADAR HEMOGLOBIN DAN HEMATOKRIT AYAM PETELUR (Hidayatullah Dwianta Syamsir, 2017)

KONTRIBUSI INFUSA DAUN JALOH (SALIX TETRASPERMA ROXB)MENGURANGI DAMPAK CEKAMAN PANAS TERHADAP DIFERENSIAL LEUKOSIT AYAM PETELUR (Ahmadi Taufik, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy