//

HUBUNGAN PERAN KELUARGA SEBAGAI PENGAWAS MINUM OBAT (PMO) DENGAN TINGKAT KEBERHASILAN PENGOBATAN PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANDA SAKTI KOTA LHOKSEUMAWE

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang JUFRIZAL - Personal Name

Abstrak/Catatan

HUBUNGAN PERAN KELUARGA SEBAGAI PENGAWAS MINUM OBAT (PMO) DENGAN TINGKAT KEBERHASILAN PENGOBATAN PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS BANDA SAKTI KOTA LHOKSEUMAWE Oleh: Jufrizal NIM : 1309200180014 Komisi Pembimbing: Dr. dr. Mulyadi, Sp. P (K) Dr. Hermansyah, MPH ABSTRAK Tuberkulosis (TB) merupakan suatu epidemik global dengan hampir 9 juta kasus baru pada tahun 2013 dan 1,5 juta kematian; 360.000 kematian akibat TB. Salah satu komponen dari strategi penanggulangan TB Paru adalah menggunakan Directly Observed Treatment Shortcourse (DOTS) melalui Pengawas Minum Obat (PMO). Keluarga dapat dijadikan PMO yang akan memantau dan mengingatkan penderita TB Paru untuk meminum obat sesuai program. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi hubungan peran keluarga sebagai pengawas minum obat (PMO) dengan tingkat keberhasilan pengobatan penderita TB Paru di wilayah kerja Puskesmas Banda Sakti Kota Lhokseumawe. Penelitian bersifat deskriptif korelatif dengan pendekatan retrospektif ini dilakukan pada 31 Agustus s/d 23 Oktober 2015 dengan metode wawancara terhadap 63 keluarga yang memiliki penderita TB Paru. Hasil penelitian menunjukkan peran keluarga sebagai PMO dalam katagori baik (79,4%) dan tingkat keberhasilan pengobatan (73%). Terdapat hubungan antara peran keluarga sebagai PMO dengan tingkat keberhasilan pengobatan (p=0,000 ; OR=20,476). Peran keluarga sebagai PMO berhubungan dengan pemeriksaan BTA (p=0,000 ; OR=18,278), peningkatan berat badan (p=0,000 ; OR=25,067), kelengkapan minum obat (p=0,001 ; OR=13,417). Peran keluarga sebagai PMO sangat menentukan dalam keberhasilan pengobatan TB. Diharapkan kepada keluarga untuk lebih peduli pada penderita TB melalui kartu kendali keluarga sehingga pengawasan lebih terkontrol. Kata Kunci: Peran keluarga, PMO, keberhasilan pengobatan, TB Paru.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

HUBUNGAN PENGETAHUAN DAN SIKAP PENDERITA TUBERKULOSIS PARU DENGAN KEPATUHAN MINUM OBAT ANTI TUBERKULOSIS (OAT)DI RSUD DR. HUSNI THAMRIN NATAL KABUPATEN MANDAILING NATAL (Rolan Ronaldo, 2018)

ANALISIS PREDIKTOR KETERLAMBATAN KONVERSI SPUTUM PADA PASIEN TUBERKULOSIS PARU DI KOTA BANDA ACEH DAN KABUPATEN ACEH BESAR (Tiara Merdeka Putri, 2018)

HUBUNGAN PENGETAHUAN PASIEN TUBERKULOSIS PARU TERHADAP KETERATURAN MINUM OBAT DI RUMAH SAKIT UMUM DR. ZAINOEL BANDA ACEH (Muhammad Caesar Tursina, 2016)

HUBUNGAN KEPATUHAN MINUM OBAT FASE AWAL DENGAN KONVERSI SPUTUM BTA PADA PASIEN TUBERKULOSIS DI POLIKLINIK PTT RSUD DR. ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Luthfi Lazuardi, 2016)

HUBUNGAN KINERJA PENGAWAS MINUM OBAT (PMO) DENGAN KETERATURAN BEROBAT PASIEN TB PARU DAN KONVERSI SPUTUM BTA DI RSUDZA BANDA ACEH (Mutiana Safitri, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy