//

KEMENANGAN TEUKU IRWAN DJOHAN DALAM PEMILU LEGISLATIF TAHUN 2014 (STUDI PERBANDINGAN TERHADAP KEKALAHAN PADA PEMILIHAN WALIKOTA BANDA ACEH TAHUN 2012).

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Muhammad Iqbal Siregar - Personal Name

Abstrak/Catatan

Setelah mengalami kekalahan pada Pemilihan Walikota Banda Aceh tahun 2012 melalui jalur independen, Teuku Irwan Djohan yang mulanya Non-Partisan berubah bergabung dengan Partai NasDem pada Pemilu Legislatif 2014. Putra dari Teuku Djohan ini mencalonkan diri sebagai calon legislatif Partai NasDem untuk kursi DPRA dan terpilih. Beliau bersaing (untuk memperebutkan satu dari 11 kursi yang tersedia) dengan dua belas rekan satu partainya dan 160 calon legislatif dari partai lain di Dapil 1 yang meliputi daerah pemilihan Aceh Besar, Banda Aceh, dan Sabang, dengan nomor urut 13 dari Partai NasDem. Permasalahannya adalah faktor apa yang menjadi penyebab kemenangan Teuku Irwan Djohan pada Pemilu Legislatif 2014 dan faktor apa yang menjadi penyebab kekalahan Teuku Irwan Djohan dalam Pemilihan Walikota Banda Aceh tahun 2012. Data yang diperlukan dalam penulisan skripsi ini diperoleh melalui penelitian kualitatif dengan metode deskriptif komparatif yang didapatkan dari penelitian lapangan, wawancara dengan informan serta melalui penelitian dokumentasi dan kepustakaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor yang menjadi penyebab kemenangan Teuku Irwan Djohan pada Pemilu Legislatif 2014 adalah kemampuan menjaga suara pemilih, bergabung dengan Partai NasDem, dan adanya peranan budaya politik partisipan dan karakeristik pemilih dengan pendekatan rasional dalam kemenangan Teuku Irwan Djohan pada Pemilu Legislatif 2014. Faktor yang menjadi penyebab kekalahan Teuku Irwan Djohan pada Pemilihan Walikota Banda Aceh tahun 2012 adalah majunya incumbent pada Pemilihan Walikota Banda Aceh tahun 2012, belum dikenalnya Teuku Irwan Djohan pada Pemilihan Walikota Banda Aceh tahun 2012, dan maju sebagai calon independen pada Pemilihan Walikota Banda Aceh tahun 2012 (tanpa partai politik), serta adanya budaya politik negatif sebagai ekses dari iklim kompetisi yang mempengaruhi kekalahan Teuku Irwan Djohan pada Pemilihan Walikota Banda Aceh tahun 2012. Disarankan kepada Teuku Irwan Djohan dan Partai NasDem agar mampu menjaga kepercayaan pemilihnya, kepercayaan tersebut harus dibayar dengan kinerja yang baik sebagai wakil rakyat. Kata Kunci : Pemilu Legislatif 2014, Partai NasDem dan Teuku Irwan Djohan.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PERAN SUPORTER KOETARAJA UNTUK LANTAK LAJU (SKULL) DALAM MEMPENGARUHI ELEKTABILITAS TEUKU IQBAL DJOHAN PADA PEMILU LEGISLATIF TAHUN 2014 (Syafri Agustia Noor, 2017)

KEKALAHAN CALON LEGISLATIF PEREMPUAN DARI PARTAI ACEH PADA PEMILU LEGISLATIF DI KOTA BANDA ACEH TAHUN 2014 (Muh.ikramullah, 2017)

PENGARUH IKLAN POLITIK BALIHO SEBAGAI BAGIAN DARI STRATEGI KAMPANYE “T. IRWAN DJOHAN” PADA PEMILU LEGISLATIF TAHUN 2014 (Regina Yulandari, 2017)

STRATEGI PEMENANGAN PARTAI NASIONAL DEMOKRAT PADA PEMILU LEGISLATIF 2014 DIKOTA BANDA ACEH (JUVINDA, 2015)

STRATEGI PEMENANGAN PARTAI DEMOKRASI INDONESIA PERJUANGAN (PDI-P) DI KABUPATEN BENER MERIAH (STUDI PADA PEMILU LEGISLATIF TAHUN 2014) (Raudhi, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy