//

ANALISIS BESAR KEUNTUNGAN BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BKBOK) DAN NILAI WAKTU PERJALANAN (STUDI KASUS JALAN T. NYAK ARIEF DAN LAKSAMANA MALAHAYATI KOTA BANDA ACEH)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Cut Yuni Putri Natuah - Personal Name

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Jalan T. Nyak Arief khususnya Jembatan Lamyong merupakan salah satu jalan utama yang banyak digunakan mahasiswa untuk menuju Kampus Universitas Syiah Kuala dan Universitas Islam Negeri Ar-Raniry. Mahasiswa dan civitas akademika dari kedua Universitas tersebut menggunakan rute yang sama untuk menuju kampus, sehingga menyebabkan terjadinya kemacetan yang bisa meningkatkan waktu tempuh dan biaya operasional kendaraan. Padahal untuk mahasiswa dari Universitas Islam Negeri Ar-Raniry, bisa menggunakan rute lainnya yaitu dengan melewati jalan Laksamana Malahayati khususnya melewati Jembatan Krueng Cut. Pada penelitian ini Jalan T.Nyak Arief merupakan jalan eksisting yang diasumsikan sebagai jalan rute I, sedangkan jalan Laksamana Malahayati merupakan jalan alternatif baru yang diasumsikan sebagai jalan rute II, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan membandingkan selisih Besar Keuntungan Biaya Operasional Kendaraan (BKBOK) dan nilai waktu perjalanan, yang ditempuh oleh mahasiswa Universitas Islam Negeri Ar-Raniry jika menggunakan jalan rute I dibandingkan dengan menggunakan jalan rute II untuk menuju kampus. Perhitungan Biaya Operasional Kendaraan (BOK) menggunakan metode Pacific Consultant International (PCI) untuk kendaraan ringan, sedangkan untuk sepeda motor digunakan dua metode yaitu metode Pacific Consultant International (PCI) dan model perhitungan dari Dinas Lalu Lintas Angkutan Jalan (DLLAJ) Bali. Hasil perhitungan BOK dengan melewati jalan rute I untuk kendaraan ringan (LV) sebesar Rp. 17.325.158.956/tahun, sepeda motor (MC) sebesar Rp. 8.425.037.518/tahun untuk metode PCI dan untuk metode DLLAJ Bali sebesar Rp. 1.147.154.890, sedangkan dengan menggunakan rute II untuk kendaraan ringan (LV) sebesar Rp. 8.178.141.670/tahun, sepeda motor (MC) sebesar Rp. 3.637.681.459/tahun untuk metode PCI dan untuk metode DLLAJ Bali sebesar Rp. 518.090.678. BKBOK untuk kendaraan ringan (LV) sebesar Rp. 2.085/kendaraan, sepeda motor (MC) sebesar Rp.4.44/kendaraan untuk metode PCI dan untuk metode DLLAJ Bali sebesar Rp. 25. Diperoleh total nilai waktu untuk jalan rute I sebesar Rp. 377.464.191/tahun dan Rp. 575.484.092/tahun, sedangkan untuk jalan rute II sebesar Rp. 162.990.100/tahun dan Rp. 243.237.275/tahun. Berdasarkan hasil yang didapat, menunjukkan bahwa penggunaan jalan rute II dapat mengurangi volume lalu lintas dan dapat menghemat biaya operasional kendaraan dibandingkan dengan menggunakan jalan rute I. Kata kunci : Biaya Operasional Kendaraan (BOK), Besar Keuntungan Biaya Operasional Kendaraan (BKBOK), nilai waktu.

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

ANALISIS BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN DAN BIAYA WAKTU PADA JALAN ALTERNATIF MENDALE – SIMPANG KRAFT KABUPATEN ACEH TENGAH (Eka Satrya Putra, 2014)

STUDI PENGGUNAAN JALAN ALTERNATIF TERHADAP BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (STUDI KASUS PADA JL. BERINGIN DAN JALAN ANGSA MENUJU JL. DR. MR. M. HASAN BATOH KOTA BANDA ACEH) (Haris Munandar, 2014)

INSPEKSI KESELAMATAN JALAN PADA RUAS JALAN LAKSAMANA MALAHAYATI KABUPATEN ACEH BESAR STA 2+000 SAMPAI DENGAN STA 4+500 (Novrianda, 2015)

ANALISIS BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN (BOK) DAN NILAI WAKTU PERJALANAN DI RUAS JALAN SIMPANG LAMREUNG – DARUSSALAM (FARHAN ANWAR FUADI, 2014)

: ANALISIS BIAYA OPERASIONAL KENDARAAN PADA RUAS JALAN T. NYAK ARIEF (SIMPANG PRADA – SIMPANG KANTOR BKKBN) KOTA BANDA ACEH (Amanda, 2016)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy