//

KOMUNIKASI ANTARBUDAYA DALAM RNMENINGKATKAN HARMONISASI KERJARNDI BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL(BPJS) RNKETENAGAKERJAANRNKANTOR CABANG BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Siti Khairiyani - Personal Name

Abstrak/Catatan

BSTRAK SITI KHAIRIYANI KOMUNIKASI ANTARBUDAYA DALAM 2015 MENINGKATKAN HARMONISASI KERJA DI BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL (BPJS) KETENAGAKERJAAN KANTOR CABANG BANDA ACEH Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Syiah Kuala (x, 171), pp.,bibl,.app. ( Dr. Taqwaddin SH, SE, M.S. dan Nur Anisah M.Si.) Penelitian ini berjudul komunikasi antarbudaya dalam meningkatkan harmonisasi kerja di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Kantor Cabang Banda Aceh. Tujuan dari penelitian ini menjelaskan komunikasi antarbudaya yang terjadi pada karyawan di BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Banda Aceh dan menjelaskan upaya yang dilakukan para karyawan BPJS Ketenagakerjaan Kantor Cabang Banda Aceh untuk mengatasi permasalahan komunikasi antarbudaya dalam meningkatkan harmonisasi kerja. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini pendekatan kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan wawancara (indepth interview) dan observasi terhadap informan penelitian. Wawancara dilakukan terhadap 11 orang karyawan yang masing-masing terdiri 7 orang informan dari karyawan budaya luar dan 4 orang informan dari karyawan budaya Aceh. Informan ditentukan dengan menetapkan dari sejumlah kriteria dimana karyawan dari budaya luar semua menjadi informan ditentukan dengan menetapkan dari sejumlah kriteria dan karyawan dari Aceh dipilih dari berbagai kriteria. Dari penelitian ini diperoleh hasil bahwa komunikasi antarbudaya yang terjadi dilingkungan kerja BPJS Ketenagakerjaan memberikan dampak dan berbagai macam kendala yang diakibatkan dari perbedaan etnik, ras dan suku yang menyebabkan timbulnya masalah culture shock , prasangka dan komunikasi antarbudaya merubah budaya organisasi yang telah ada dan iklim komunikasi organisasi. Upaya yang dilakukan karyawan dalam mengatasi permasalahan komunikasi antarbudaya yaitu mengikuti pola interaksi sesuai lingkungan kerja dan daerah, membangun hubungan kekeluargaan, menciptakan suasana kerja penuh canda tawa, bekerja secara profesionalitas dan saling membantu serta meningkatkan kajian dan pemahaman agama. Hendaknya karyawan dari budaya luar menghargai budaya dilingkungan kerja dan budaya daerah lain. Sebaiknya untuk dalam menetapkan karyawan BPJS Ketenagakerjaan lebih mempertimbangkan budaya asal karyawan dan bagi karyawan lok al untuk lebih menghargai para karyawan dari budaya luar untuk bisa membangun hubungan kerja yang harmonis. Kata kunci: komunikasi antarbudaya, harmonisasi kerja

Tempat Terbit
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH BAURAN PEMASARAN TERHADAP REPUTASI DAN CUSTOMER RELATIONSHIP MARKETING (CRM) SERTA DAMPAKNYA TERHADAP KEPUASAN PELANGGAN PADA BADAN PENYELENGGARA JAMINAN SOSIAL KETENAGAKERJAAN (BPJS) CABANG BELAWAN (Husaini, 2018)

SISTEM PEMBAYARAN IURAN PESERTA PEKERJA BUKAN PENERIMA UPAH DAN PEKERJA PENERIMA UPAH BADAN USAHA PADA BPJS KESEHATAN CABANG BANDA ACEH (SELVI NADILLA, 2018)

PROSEDUR PEMBAYARAN KLAIM JAMINAN KECELAKAAN KERJA PADA BPJS KETENAGAKERJAAN CABANG BANDA ACEH (FIFI MARYAM, 2015)

STRATEGI KOMUNIKASI BPJS KETENAGAKERJAAN DALAM MENINGKATKAN JUMLAH PENGGUNA JASA PROGRAM BPJS KETENAGAKERJAAN DI KOTA BANDA ACEH (NOF MIRANDA WAHYUDI, 2018)

PENERAPAN SISTEM PEMBAYARAN KLAIM JAMINAN HARI TUA PADA BPJS KETENAGAKERJAAN KANTOR CABANG BANDA ACEH (OKTAVIANI, 2018)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy