//

ANALISIS DAMPAK BEBAN BERLEBIH KENDARAAN TERHADAP UMUR RENCANA PERKERASAN JALAN (STUDI KASUS JALAN NASIONAL LINTAS TIMUR ACEH)

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Syafriana - Personal Name
SubjectSURFACING ROADS-DIRT ROADS
ROADS
Bahasa Indonesia
Fakultas Fakultas Teknik
Tahun Terbit 2015

Abstrak/Catatan

Kerusakan jalan lebih cepat dari umur rencana dewasa ini sering terjadi khususnya di jalan arteri primer, seperti jalan nasional lintas timur Provinsi Aceh. Beberapa penyebab utama kerusakan jalan adalah mutu pelaksanaan, drainase, beban berlebih, dan cuaca. Permasalahan yang terdapat pada jalan nasional lintas timur Provinsi Aceh adalah kecenderungan angkutan barang untuk lebih memilih melewati jalan ini sehingga jumlah kendaraan yang melintas terus meningkat dan jalan lintas timur sering rusak diduga akibat muatan berlebih (overloading). Oleh karena itu tujuan penelitian ini adalah untuk melihat seberapa besar faktor daya rusak kendaraan yang diakibatkan oleh beban berlebih dan seberapa besar pengaruh beban berlebih terhadap umur rencana perkerasan jalan. Penelitian ini dilakukan secara langsung di lapangan dengan melakukan survei pengukuran beban gandar kendaraan dengan cara bergerak (Weigh in Motion, WIM) dan survei volume lalu lintas. Penelitian dilakukan pada titik Km. 226+075 di ruas jalan Bireuen – Bts. Kota Lhokseumawe dan pada titik Km. 483+342 di ruas jalan Bts. Kota Langsa – Bts. Prov. Sumut. Analisis data menggunakan Pedoman Perencanaan Tebal Lapis Tambah Perkerasan Lentur dengan Metode Lendutan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai VDF (Vehicle Damage Factor) dengan kondisi beban berlebih lebih besar dibandingkan dengan nilai VDF kondisi beban normal yaitu sebesar 696% untuk ruas jalan Bireuen – Bts. Kota Lhokseumawe dan 460% untuk ruas jalan Bts. Kota Langsa – Bts. Prov. Sumut. Berdasarkan analisis CESA (Cummulative Equivalent Standard Axle), jika dihitung dengan kondisi beban berlebih maka terjadi penurunan umur layan sebesar 4,3 tahun pada ruas jalan Bireuen – Bts. Kota Lhokseumawe dan 3,5 tahun pada ruas jalan Bts. Kota Langsa – Bts. Prov. Sumut dari umur rencana 10 tahun, maka pada tahun 2017 untuk ruas jalan Bireuen – Bts. Kota Lhokseumawe dan tahun 2018 untuk ruas jalan Bts. Kota Langsa – Bts. Prov. Sumut diperlukan program penanganan berupa pemeliharaan berkala (overlay) atau rekonstruksi perkerasan jalan.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

PENGARUH BEBAN BERLEBIH ANGKUTAN TRUK TERHADAP UMUR RENCANA JALAN (STUDI KASUS JALAN BANDA ACEH – MEULABOH KM. 69 S/D KM. 150) (ANDRIS WANDI, 2015)

ANALISIS PENGARUH PENERAPAN KONSEP GREEN ROADS TERHADAP MANAJEMEN LIMBAH PADA PROYEK KONSTRUKSI JALAN DI KOTA BANDA ACEH (FAJRI PUTRA UTAMA, 2018)

PERENCANAAN TEBAL PERKERASAN LENTUR JALAN ELAK IDI RAYEUK KABUPATEN ACEH TIMUR MENGGUNAKAN METODE BINA MARGA TAHUN 2017 (Wahyu Ikramullah, 2017)

PENGARUH BEBAN KENDARAAN TERHADAP BIAYA PEMELIHARAAN JALAN NASIONAL DI PROVINSI ACEH (STUDI KASUS JALAN NASIONAL LINTAS TIMUR RUAS JALAN LAMBARO – BATAS PIDIE) (Denny Firdaus, 2018)

LIFE CYCLE COST ANALYSIS PENANGANAN PERKERASAN LENTUR DENGAN PERKERASAN KAKU PADA TEROWONGAN GEURUTEE (M. AKMAL, 2019)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy