//

ANALISIS KERENTANAN BANGUNAN GEDUNG DAN KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT DALAM UPAYA MITIGASI BENCANA TSUNAMI DI KECAMATANRNKUTA ALAM BANDA ACEH

BACA FULL TEXT ABSTRAK Pemesanan Versi cetak
Pengarang Widya Soviana - Personal Name
SubjectTSUNAMIS-SOCIAL SERVICES
Bahasa Indonesia
Fakultas Prog. Studi Megister Ilmu Kebencanaan
Tahun Terbit 2015

Abstrak/Catatan

ABSTRAK Kecamatan Kuta Alam adalah salah satu wilayah di Kota Banda Aceh yang terkena dampak bencana tsunami pada tahun 2004. Lebih dari 50 % wilayahnya tergenang tsunami dengan ketinggian ˃ 1 meter. Sebagai wilayah yang rawan terhadap bencana tsunami, keberadaan bangunan evakuasi sangat dibutuhkan guna menghindari jatuhnya korban jiwa. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh informasi berkenaan dengan tingkat risiko bencana tsunami di wilayah Kecamatan Kuta Alam, yang dikaitkan dengan tingkat kerentanan bangunan gedung dan kesiapsiagaan masyarakat. Penelitian menggunakan pendekatan metode kualitatif dan kuantitatif. Teknik survei dan pembobotan dilakukan untuk menilai tingkat kerentanan bangunan gedung terhadap bencana tsunami berdasarkan ketinggian landaan tsunami serta kondisi penahan pantai. Analisis data dilakukan secara spasial menggunakan sistem informasi geografi. Hasil yang diperoleh bahwa tingkat kerentanan bangunan gedung terhadap bencana tsunami bervariasi, yaitu : tingkat kerentanan bangunan sangat tinggi (1,79 %); tinggi (55,17 %); sedang (35,21 %); dan rendah (7,83 %) dari total jumlah bangunan sebanyak 11.034 unit di Kecamatan Kuta Alam. Banyaknya jumlah bangunan yang rentan terhadap bencana tsunami tidak disertai dengan kesiapsiagaan masyarakatnya dalam menghadapi bencana tsunami. Hasil analisis tingkat kesiapsiagaan masyarakat di Kecamatan Kuta Alam yang diperoleh melalui kuisioner, menggambarkan tingkat kesiapsiagaan masyarakat yang relatif rendah dalam menghadapi bencana tsunami, yaitu 32,17 % atau ≤ 35 %. Oleh karenanya perlu dilakukan upaya mitigasi terhadap bencana tsunami, dengan cara peningkatan kapasitas masyarakat di samping penyediaan bangunan alternatif untuk evakuasi (escape building). Saat ini, terdapat 45 unit bangunan alternatif untuk evakuasi bencana tsunami di Kecamatan Kuta Alam. Berdasarkan kapasitas bangunannya, mampu menampung 94,06 % jumlah penduduk di Kecamatan Kuta Alam dari total jumlah penduduk sebanyak 49.011 jiwa. Kata Kunci : Tsunami, Kerentanan bangunan, Kesiapsiagaan masyarakat, Bangunan evakuasi, Kecamatan Kuta Alam.   ABSTRACT Kuta Alam Sub District was one of the worst impacted by Tsunami in 2004. More than 50% of the area was covered by the wave > 1 meter. Due to the vulnerable region toward the Tsunami disaster, the escape building for the evacuation is very important to minimalize the lost life. This study aims to find out alternative buildings that can be used for evacuation in Kuta Alam Sub District. The analyzing of the building capability toward the Tsunami implemented by connecting the level of the Tsunami surface and the breakwater lines condition. The research is using qualitative and quantitaive approach through surveying and scoring. Data analyzing is conducted spatially through geografic information system. The result show that the level of vulnerable building classified into very high, high, fair, and low as represented (1,79%); (55,17%); (35,21%); and (7,83%) from the total 11.034 units of buildings in Kuta Alam Sub District. However, the high number of vulnarable building without awareness and preparedness of the community of the area toward the possibility of tsunami disaster. Based on the questioner data collected from the authorities of eleven villages in Kuta Alam, the preparedness of the community in avarage is low. It is 32,17 %. Consequently, The mitigation by improving community capacity is definetely essential in addition to the availbility of the escape buildings. At the moment, there are 45 alternative buildings for evacuation in Kuta Alam Sub District. Based on the availability of the proper building can accommodate 94,06 % of the total population which are 49.011 people. Key Words : Tsunami, Vulnearble buildings, Preparedness of community, Escape building, Kuta Alam Sub District.

Tempat Terbit Banda Aceh
Literature Searching Service

Hard copy atau foto copy dapat diberikan dengan syarat ketentuan berlaku, jika berminat, silahkan isi formulir online (Formulir Online)

Share Social Media

Tulisan yang Relevan

KAJIAN KERENTANAN BANGUNAN TERHADAP BENCANA TSUNAMI DI KECAMATAN MEURAXA-BANDA ACEH (Tuah Rizkiyah, 2015)

PERBANDINGAN MEDIA EDUKASI MITIGASI BENCANA TERHADAP KESIAPSIAGAAN BENCANA GEMPA BUMI DAN TSUNAMI PADA KELUARGA PASIEN DI RUMAH SAKIT UMUM DAERAH DR, ZAINOEL ABIDIN BANDA ACEH (Muzar Hafni, 2019)

EFEKTIVITAS LAGU MITIGASI TERHADAP PENINGKATAN DETERMINAN KESIAPSIAGAAN BENCANA GEMPA DAN TSUNAMI PADA ANAK SEKOLAH DASAR (SHARMILA YUSUF, 2019)

HUBUNGAN KEARIFAN LOKAL DENGAN KESIAPSIAGAAN BENCANA GEMPA BUMI DAN TSUNAMI DI MASYARAKAT ACEH BESAR (Hendri Ardian Fikri, 2018)

KORELASI NILAI MATA KULIAH GEOLOGI UMUM DAN MITIGASI BENCANA DENGAN KESIAPSIAGAAN MENGHADAPI BENCANA GEMPA DAN TSUNAMI PADA MAHASISWA PROGRAM STUDI PENDIDIKAN GEOGRAFI FKIP UNSYIAH (Cut Fairuz Sajidah, 2017)

  Kembali ke sebelumnya

Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi

   

© UPT. Perpustakaan Universitas Syiah Kuala 2015     |     Privacy Policy