Teuku Devansyah Putra. PENGARUH PILAR JEMBATAN PANGO TERHADAP POLA ALIRAN SUNGAI KRUENG ACEH. Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2017

Abstrak

Pengaruh pilar jembatan pango terhadap pola aliran sungai krueng aceh oleh : nama : teuku devansyah putra nim : 1309200060090 komisi pembimbing : 1. dr. ir. eldina fatimah, m.sc 2. dr. azmeri, st, mt abstrak jembatan fly over pango berada pada koordinat 50 32' 07.32" lu dan 950 20' 52.90 bt terletak di desa pango kecamatan ulee kareng kota banda aceh. jembatan ini di bangun melintang sungai krueng aceh dan pilar jembatan dibangun pada sungai sehingga terjadi penyempitan penampang sungai yang menyebabkan kecepatan aliran bertambah, dari tinjauan lokasi penelitian pilar jembatan semakin mengalami penyempitan penampang sungai dan terjadi kerusakan tebing di sekitar belokan sungai yang berada di hilir jembatan. bila tidak segera di tindak lanjuti dapat membahayakan fasilitas umum. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pola aliran tanpa adanya pilar dengan adanya pilar serta untuk mengetahui perilaku pola aliran yang terjadi pada belokan sungai. penelitian ini

Baca Juga : PENGARUH PELETAKAN KRIB TERHADAP POLA ALIRAN SUNGAI KRUENG ACEH PADA JEMBATAN PANGO (SARI REZEKI, 2019) ,

Baca Juga : STUDI PENGARUH PELETAKAN KRIB TIPE ZIG ZAG TERHADAP POLA ALIRAN SUNGAI KRUENG ACEH (DESA PANGO KEC.ULEE KARENG) (SURYATI, 2019) ,

ggunakan program surfacewater modeling system versi 11.2. panjang sungai yang di tinjau 500 meter. debit aliran yang digunakan yaitu debit banjir periode ulang q-100 tahunan yaitu 627,74 m/detik yang melewati jembatan fly over pango. dari hasil simulasi sms besaran kecepatan aliran tanpa pilar pada lokasi tengah aliran pada titik tinjauan v3 dengan jarak 40 m dari tanggul sungai kecepatan maksimumnya 0,45 m/det dan besaran kecepatan aliran dengan adanya pilar jembatan pada lokasi titik tinjauan v3 dengan jarak 40 m dari tanggul sungai kecepatan maksimumnya 0,35 m/det. pada belokan di hilir tanpa pilar besaran kecepatan aliran di titik tinjauan v6 (melintang sungai) dengan jarak 50 m dari tanggul sungai didapatkan kecepatan maksimumnya 0,83 m/det di kiri aliran sungai dan pada hilir belokan besaran kecepatan aliran tanpa pilar jembatan untuk profil memanjang sungai dengan jarak 300 m dari awal titik studi didapatkan 0,70 m/det. sedangkan besaran kecepatan aliran pada profil melintang sungai di titik tinjauan v6 dengan jarak 50 m dari tanggul sungai dengan adanya pilar jembatan didapatkan kecepatan maksimumnya 0,95 m/det di kiri aliran sungai, pada hilir pilar jembatan terdapat belokan sungai yang memerlukan perkuatan tebing dan perkuatan dasar agar tidak terjadi erosi di tebing sungai, sebab hal ini dapat membahayakan terhadap fasilitas umum. kata kunci : pilar jembatan, pola aliran, kecepatan aliran, software boss surfacewater modeling system

Pengarang tidak dapat memberikan Full Text secara langsung, untuk mendapatkan full text silahkan mengisi Form LSS di bawah.

Literature Searching Service



Tulisan yang relevan

DAMPAK KEBERADAAN JEMBATAN FLYOVER TERHADAP NILAI LAHAN DI WILAYAH PANGO (CUT FATHIA SHAMADA, 2016) ,

IDENTIFIKASI SUMBER PENCEMAR DAN ANALISIS KUALITAS AIR SUNGAI KRUENG BARO KABUPATEN PIDIE (Nursinah, 2015) ,

PERENCANAAN BANGUNAN PERKUATAN TEBING SUNGAI KRUENG ACEH KABUPATEN ACEH BESAR (STUDI KASUS SUNGAI KRUENG ACEH DI DESA LAMSIE) (Rizka Masyhura, 2016) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi