muchtar kusuma. DISTRIBUSI RESISTIVITAS LISTRIK UNTUK PEMETAAN PATAHAN SEGMEN SEULIMEUM DI KAWASAN LAMTAMOT ACEH BESAR. Banda Aceh : Fakultas MIPA Universitas Syiah Kuala, 2016

Abstrak

Abstrak penelitian ini berkaitan tentang pemetaan patahan pada segmen seulimeum di kawasan lamtamot aceh besar menggunakan metode geolistrik konfigurasi wenner schlumberger. tujuan penelitian yakni untuk mencari hubungan model resistivitas bawah permukaan dengan struktur geologi berupa zona patahan berdasarkan data pengukuran dan pemodelan di kawasan lamtamot. pengukuran dilakukan pada 2 lintasan parallel berjarak 4m satu sama lain. panjang lintasan masing masing 48m dengan jarak elektroda 1,5m. lintasan pengukuran dibuat memotong daerah dugaan patahan. data yang diperoleh dilapangan berupa nilai resistivitas semu. data resistivita ssemu dimodelkan dengan menggunakan software res2dinv. proses inversipa dalintasan 1 danlintasan 2 memerlukani terasi sebanyak 5 kali dengan root mean square (rms) error masing masing 2,0 % dan 1,54 %. hasil model resistivitas bawah permukaan menunjukkan adanya hubungan dengan struktur geologi berupa zona patahan di kawasan lamtamot, akibat

Baca Juga : PERAN METODE GEOFISIKA DEKAT PERMUKAAN DALAM MENDUKUNG MITIGASI BENCANA GEMPA BUMI (STUDI KASUS SURVEY METODE GEOLISTRIK PADA SEGMEN SEULIMEUM, DESA LAMTAMOT, KABUPATEN ACEH BESAR) (Risma Sunarty, 2016) ,

Baca Juga : IDENTIFIKASI PATAHAN SUMATRA DENGAN MENGGUNAKAN DATA MAGNETOTELLURIK SEPANJANG KAWASAN PIDIE-MEULABOH (Uswatun Hasanah, 2018) ,

an gempa bumi pada masa lalu. kata kuci :lamtamot, wenner schlumberger, res2dinv, patahan. abstract the research of fault mapping by geoelectrical method on the seulimeum segment in lamtamot area, aceh besar district has been conducted using geoelectric wenner-schlumberger configuration.the aim of this study is to find correlation of the subsurface resistivity model with the geological structure as a faulting zone based on the measured data. two profiles were performed parallel, separated 4m each ofter. the distance of the profile are 48m an alectrody spacing are 1,5m. the measurement lines have a cross section with the faulting suspect. the field data is the apparent resistivity value. furthermore, the apparent resistivity were modeled by res2dinv software using smoothness-constrained least-square inversion program.the inversion process on the line 1 and line 2 had 5 times of iteration with root mean square (rms) error are 2.0% and 1.54%, respectively.as the result that the subsurface resistivity model has a relationship with the geological structure i.e as the fault zone in lamtamot as the paleoseismic event consequences. keywords : lamtamot, wenner schlumberger, res2dinv,

Pengarang tidak dapat memberikan Full Text secara langsung, untuk mendapatkan full text silahkan mengisi Form LSS di bawah.

Literature Searching Service



Tulisan yang relevan

INVERSI 2D DATA DETERMINAN MAGNETOTELURIK (STUDI KASUS PADA LINTASAN SESAR SUMATERA, SEGMEN ACEH) INVERSI 2D DATA DETERMINAN MAGNETOTELURIK (STUDI KASUS PADA LINTASAN SESAR SUMATERA, SEGMEN ACEH) INVERSI 2D DATA DETERMINAN MAGNETOTELURIK (STUDI KASUS PADA LINTASAN SESAR SUMATERA, SEGMEN ACEH) INVERSI 2D DATA DETERMINAN MAGNETOTELURIK (STUDI KASUS PADA LINTASAN SESAR SUMATERA, SEGMEN ACEH) INVERSI 2D DATA DETERMINAN MAGNETOTELURIK (STUDI KASUS PADA LINTASAN SESAR SUMATERA, SEGMEN ACEH) INVERSI 2D DATA DETERMINAN MAGNETOTELURIK (STUDI KASUS PADA LINTASAN SESAR SUMATERA SEGMEN ACEH) (Dedy Anshar RG, 2013) ,

DISTRIBUSI KONDUKTIVITAS LISTRIK PADA PATAHAN SUMATERA, SEGMEN ACEH BERDASARKAN INTERPRETASI 2D DATA MT (Yunandika, 2014) ,

IDENTIFIKASI ZONA PATAHAN DI SEBELAH BARAT GUNUNG API SEULAWAH AGAM BERDASARKAN NILAI ANOMALI GRAVITASI (Mieftah Oesanna, 2017) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi