muhammad fauzan. POLITICAL WILL TEUNGKU DAYAH (SUATU STUDI DI KAB. ACEH BESAR, BANDA ACEH DAN BIREUEN. Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2014

Abstrak

Abstrak muhammad fauzan, political will teungku dayah 2014 fakultas ilmu sosial dan ilmu politik universitas syiah kuala (xi, 76), pp., bibl., app. (prof. dr. adwani, sh. m.hum dan radhi darmansyah, m.sc) partisipasi teungku dayah dalam perpolitikan di aceh memang sangat dibutuhkan. mengingat sosok teungku dayah adalah orang yang paling berpengaruh di dalam kehidupan masyarakat. namun sejauh mana peran yang telah dilakukan teungku dayah dalam konstelasi politik aceh memang masih jauh dari harapan, sehingga teungku dayah harus memaksimalkan perannya dalam konstelasi politik aceh. tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui peran teungku dayah dalam konstelasi politik aceh dan faktor-faktor yang menyebabkan timbulnya partisipasi politik teungku dayah dalam politik aceh. metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode deskriptif dengan pendekatan kualitatif. teknik pengumpulan data yang digunakan yaitu penelitian lapangan dan penelitian kepustakaan. studi

Baca Juga : PERKEMBANGAN DAYAH TEUNGKU CHIK AWE GEUTAH DAN PENGARUHNYA DALAM PENGEMBANGAN PENDIDIKAN DI KECAMATAN PEUSANGAN KABUPATEN BIREUEN 1980-2011 (muhammad fendi, 2013) ,

Baca Juga : TRANSPARANSI DAN AKUNTABILITAS BANTUAN DANA KEUANGAN PARTAI POLITIK DARI APBA (STUDI KASUS LIMA PARTAI POLITIK DOMINAN DI PARLEMEN ACEH) (Mufazzal, 2017) ,

an untuk memperoleh data primer yang dilakukan dengan cara wawancara. sedangkan penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder berdasarkan buku-buku dan bacaan terkait. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa ada beberapa faktor-faktor yang menyebabkan partisipasi politik teungku dayah dalam konstelasi perpolitikan aceh yaitu: sebagai bentuk rasa kekecewaan terhadap pemerintah dalam hal penerapan syariat islam, penampung aspirasi masyarakat, mewujudkan ideologi politik islam dan islamisasi pemerintahan. peran teungku dayah dalam konstelasi perpolitikan diantaranya sebagai pengawas dan pengontrol syariat islam, mediator konflik, penyeimbang masyarakat, penghubung masyarakat dengan pemerintah, pressure group dan ekstra parlementer. disarankan kepada teungku dayah untuk meningkatkan perannya dalam perpolitikan aceh guna merubah kondisi perpolitikan kearah yang lebih agamais dan juga agar pemerintah dan teungku dayah dapat berjalan beriringan dalam membangun aceh kedepan yang lebih baik lagi. kata kunci : partisipasi, teugku dayah, syariat islam,

Pengarang tidak dapat memberikan Full Text secara langsung, untuk mendapatkan full text silahkan mengisi Form LSS di bawah.

Literature Searching Service



Tulisan yang relevan

ANALISIS VOTING BEHAVIOR DI KALANGAN PEMILIH PEMULA PADA PILKADA KOTA BANDA ACEH 2017 (Syifa Uddin, 2018) ,

DARI DAYAH KE YAYASAN PENDIDIKAN TINGGI: PERKEMBANGAN LEMBAGA PENDIDIKAN TEUNGKU CHIK PANTE KULU BANDA ACEH, 1962-2017 (ANNISA RAHMI, 2018) ,

THE INFLUENCE OF FAMILY OWNERSHIP AND CORPORATE POLITICAL CONNECTIONS ON TAX AGGRESSIVENESS: EVIDENCE FROM INDONESIA STOCK EXCHANGE LISTED COMPANIES 2013-2016 (Furqan Maudhudy, 2018) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi