Jufri. DAMPAK PELATIHAN, KUALIFIKASI DAN KOMPETENSI TERHADAP KINERJA GURU SERTA KINERJA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN PADA DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN ACEH BARAT DAYA. Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2014

Abstrak

Abstrak abstrak karya akhir diserahkan kepada panitia komisi ujian untuk mendapatkan gelar magister manajemen pada program pasca sarjana universitas syiah kuala dampak pelatihan, kualifikasi dan kompetensi terhadap kinerja guru serta kinerja sekolah menengah kejuruan pada dinas pendidikan kabupaten aceh barat daya kinerja sekolah sangat dipengaruhi oleh kinerja guru. kinerja guru yang rendah akan menyebabkan sekolah akan sulit untuk meningkatkan kinerja dalam mencapai tujuannya. kondisi riil guru di indonesia masih banyak yang belum memenuhi standar. mulyasa mengutip wardiman djoyonegoro mengungkapkan bahwa hanya 43% guru yang memenuhi syarat; artinya sebagian besar guru (57%) tidak atau belum memenuhi syarat, tidak kompeten dan tidak profesional sehingga tidak layak untuk mengajar. terkait dengan kinerja guru yang rendah tersebut. fenomena yang berkembang saat ini di seputaran sekolah menengah kejuruan yang ada di kabupaten aceh barat

Baca Juga : MANAJERIAL KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KINERJA GURU PADA SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) NEGERI 2 SINABANG KABUPATEN SIMEULUE (Taswir, 2014) ,

Baca Juga : ANALISIS PELAKSANAAN TUGAS PEMERINTAHAN DESA DI KABUPATEN ACEH BARAT DAYA (Zakie Abdillah, 2016) ,

daya saat ini yang dapat menjadi kendala untuk pengembangan mutu pendidikan dan kaderisasi guru dimasa yang akan datang adalah masih rendahnya kompetensi guru yang mengajar di sekolah kejuruan di abdiya, baik dalam hal penguasaan materi, penggunaan alat ajar maupun penguasaan metode pengajaran yang efektif. penelitian ini dilakukan pada sekolah-sekolah menengah kejuruan yang ada di wilayah aceh barat daya ,yang mempunyai jumlah guru sebanyak 147 orang, yang berlokasi di aceh barat daya. hasil dari penelitian adalah hipotesis 1: pengaruh pelatihan, kualifikasi dan kompetensi terhadap kinerja guru secara simultan nilai regresi memiliki tingkat signifikansi 0,000, nilai ini lebih kecil dari 0,05 atau nilai sig?, ini berarti hipotesis penelitian yang menyatakan “pengaruh pelatihan, kualifikasi dan kompetensi terhadap kinerja sekolah secara simultan” ditolak. hipotesis 3 : pengaruh pelatihan kinerja guru terhadap kinerja sekolah. hasil penelitian terhadap variabel kinerja guru (y) diperoleh nilai t_hitung sebesar 0,470, sedangkan nilai t_ tabel sebesar 1,654. hasil ini menunjukkan bahwa t hitung < t table dengan tingkat signifikan sebesar 0,00001. dengan demikian hasil perhitungan statistik menunjukkan bahwa secara parsial variabel kinerja guru (y) berpengaruh positif secara signifikan terhadap kinerja sekolah kejuruan di abdya. pengaruh langsung antara pelatihan ke kinerja sekolah adalah -0,001. angka ini lebih besar dibandingkan dengan akumulasi pengaruh tidak langsung, yaitu 0,000. karena koefisien pengaruh tidak langusng lebih besar dari pengaruh langsung, maka variabel perantara kinerja guru, dalam hal ini disebut dengan variabel full intervening. kata kunci ; pelatihan, kualifikasi, dan kompetensi , kinerja guru dan kinerja

Tulisan yang relevan

HUBUNGAN MOTIVASI KERJA DAN SUPERVISI KEPALA SEKOLAH DENGAN KINERJA GURU SMP NEGERI DI KECAMATAN BABAHROT ACEH BARAT DAYA (AFDHAL JIHAD, 2017) ,

PENGARUH KOMPETENSI PENDIDIKAN DAN PELATIHAN, MOTIVASI DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA PEGAWAI SERTA DAMPAKNYA PADA KINERJA DINAS PERINDUSTRIAN DAN PERDAGANGAN ACEH (Ruslan, 2014) ,

STRATEGI DINAS PENDIDIKAN PEMUDA DAN OLAHRAGA DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU SEKOLAH MENENGAH PERTAMA DI KOTA BANDA ACEH (Banta Cut, 2014) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi