DEDI JANUAR AFANDI. TINJAUAN POTENSIAL KECELAKAAN PADA RUAS JALAN SIGLI KEMBANG TANJUNG TEUPIN RAYA. Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2013

Abstrak

Kondisi prasarana transportasi, khususnya jalan pada ruas jalan sigli kembang tanjung teupin raya pada sta. 16+700 s/d sta. 17+050 saat ini terasa belum memenuhi syarat atau ketentuan yang berlaku setelah dilakukan perhitungan superelevasi dan jenis tikungan pada kondisi eksisting. kecepatan kendaraan terjadi penurunan saat melintasi ruas jalan karena ada tiga buah tikungan yang berada pada ruas jalan tersebut. tujuan penelitian ini adalah untuk menghitung ulang geometrik jalan yang direncanakan konsultan sehingga akan dilihat apakah akan dapat menyebabkan terjadi potensial kecelakaan pada ruas jalan sigli kembang tanjung teupin raya. secara signifikan perhitungan yang dilakukan di antaranya: perhitungan kecepatan operasional kendaraan adalah 33,35 km/jam, jari-jari minimum pada tikungan pi 05 adalah 47,36 meter, jari-jari minimum pada tikungan pi 06 adalah 112,04 meter dan jari-jari minimum pada pi 07 adalah 47, 36 meter. nilai superelevasi pada tikungan pi 05 adalah 4,7%,

Baca Juga : KAJIAN LAIK FUNGSI JALAN PADA JALAN NASIONAL (STUDI KASUS RUAS JALAN NASIONAL BATAS KOTA SIGLI - BEUREUNUEN) (TEUKU ZULHADI, 2016) ,

Baca Juga : KAJIAN MANFAAT PEMBANGUNAN JALAN ALTERNATIF BERDASARKAN ANALISA CONSUMER SURPLUS DALAM EKONOMI TRANSPORTASI(STUDI KASUS RUAS JALAN BANDA ACEH KRUENG RAYA LAWEUNG SIGLI) (T. Ikhsan, 2015) ,

ungan pi 06 adalah 3,39% dan superelevasi pada tikungan pi 07 adalah 5,22%. berdasarkan perhitungan kecepatan operasional dan jari-jari minimum tersebut, tidak ada permasalahan nilai kecepatan rencana dan radius rencana yang digunakan. namun, nilai radius desain hendaknya disesuaikan dengan standar radius perencanaan. selain itu juga berdasarkan perhitungan superelevasi jenis tikugan berada pada jenis tikungan spiral circle spiral atau spiral spiral. jenis tikungan spiral circle spiral yang digunakan pada tikungan jalan eksisting belum juga memenuhi syarat karena letak ts (tangen spiral) semakin dekat antar tikungan. oleh karena itu direkomendasikan untuk menentukan trase baru atau mengabaikan tikungan pada pi 06, maka tikungan pada jalan eksisting menjadi dua tikungan dan berada pada tikungan jenis spiral circle spiral. berdasarkan uraian tersebut, maka dapat disimpulkan bahwa solusi tersebut bisa mengurangi potensial kecelakaan pada ruas jalan sgli kembang tanjung teupin

Tulisan yang relevan

EVALUASI KECELAKAAN LALU LINTAS DITINJAU DARI ASPEK JARAK PANDANG, GEOMETRIK JALAN DAN FASILITAS PERLENGKAPAN JALAN (STUDI KASUS JALAN LAMBARO STA. 0 + 000 STA. 77 + 000) (T. Aswardi, 2017) ,

EVALUASI KOORDINASI ALINYEMEN HORIZONTAL DAN ALINYEMEN VERTIKAL SERTA FASILITAS KESELAMATAN RAMBU LALU LINTAS PADA RUAS JALAN BANDA ACEH KRUENG RAYA (STUDI KASUS PADA STA. 16 + 000 STA. 17 + 000) (T. MUKHTARUDDIN, 2016) ,

EVALUASI RUAS JALAN DAN PERSIMPANGAN UNTUKRNMEMINIMALKAN KECELAKAAN LALU LINTASRN(STUDI KASUS JALAN NASIONAL LINTAS TIMUR KM 76 KM 102) (FAHRIL KAMAL, 2015) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi