ALFIN SIDDIQ. PENGARUH VARIABEL RASIO KEUANGAN DAN MAKRO EKONOMI TERHADAP HARGA SAHAM PADA EMITEN SUBSEKTOR PERKEBUNAN DI BURSA EFEK INDONESIA. Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, 2019

Abstrak

Perkebunan merupakan subsektor yang potensial di bursa efek indonesia karena mempunyai neraca perdagangan internasional tertinggi diantara subsektor lainnya di sektor pertanian selama 10 tahun terakhir. namun, harga saham subsektor perkebunan mengalami penurunan pada tahun 2010 hingga 2018. menurut referensi para ahli bahwa harga saham dipengaruhi oleh rasio keuangan dan makro ekonomi. penelitian bertujuan untuk mengetahui pengaruh variabel rasio keuangan (current ratio, debt to equity ratio, earning per share, return on equity dan total asset turnover) dan makro ekonomi (bi rate, inflasi, kurs dan produk domestik bruto) terhadap harga saham pada perusahaan subsektor perkebunan. metode yang digunakan adalah analisis regresi berganda menggunakan model double logarithm. data dari setiap variabel terlebih dahulu dilakukan pengujian asumsi klasik agar setiap data layak menjadi sampel penelitian. hasil penelitian yang diperoleh adalah secara serempak variabel independen yang terdiri dari

Baca Juga : MINAT INVESTASI TERHADAP EMITEN PERKEBUNAN DI PASAR MODAL INDONESIA (Zahlul Fuadi, 2016) ,

Baca Juga : PENGARUH RASIO AKTIVITAS, PROFITABILITAS, DAN PASAR TERHADAP RETURN SAHAM: STUDI PERBANDINGAN ANTARA SAHAM KONVENSIONAL DAN SYARIAH DI INDONESIA (Shelly Midesia, 2016) ,

urrent ratio, debt to equity ratio, earning per share, return on equity, total asset turnover, bi rate, inflasi, kurs dan produk domestik bruto berpengaruh nyata secara signifikan terhadap harga saham subsektor perkebunan. hal ini ditunjukkan melalui nilai f hitung > f tabel dengan nilai 28,711 > 1,85 dan nilai signifikansi 0,000 < 0,1. nilai r2 = 0,896, berarti bahwa 89,6% dari harga saham subsektor perkebunan dipengaruhi oleh model dalam penelitian ini, sedangkan 10,4% dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian ini. secara parsial variabel current ratio, debt to equity ratio, earning per share, kurs dan produk domestik bruto berpengaruh nyata secara signifikan terhadap harga saham subsektor perkebunan. hal ini ditunjukkan oleh nilai sig lebih kecil dari tingkat signifikansi penelitian sebesar 0,1 dan t hitung lebih besar dari t tabel atau t hitung lebih kecil dari t tabel. sedangkan variabel return on equity, total asset turnover, bi rate dan inflasi tidak berpengaruh nyata secara signifikan terhadap harga saham subsektor perkebunan yang ditunjukkan oleh nilai sig lebih besar dari tingkat signifikansi penelitian sebesar 0,1 dan t hitung lebih kecil dari t

Tulisan yang relevan

PENGARUH INTELLECTUAL CAPITAL TERHADAP PROFITABILITAS DAN DAMPAKNYA TERHADAP HARGA SAHAM PERUSAHAAN SEKTOR KEUANGAN YANG TERDAFTAR DI BURSA EFEK INDONESIA (BEI) (Abdul Halim, 2017) ,

ANALISIS PERILAKU, SENSITIVITAS HARGA MULTIPLES DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHINYA PADA EMITEN SYARIAH DAN KONVENSIONAL DI BURSA EFEK INDONESIA (OZKY RAFIANA MYZA, 2016) ,

PENGARUH RIGHT ISSUE TERHADAP RETURN SAHAM DAN VOLUME PERDAGANGAN SAHAM PERUSAHAAN DI BURSA EFEK INDONESIA (Muhammad Rizkhy, 2015) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi