Sri Mulyani Shp. FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI KEPUTUSAN TEKNOLOGI PANEN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PENDAPATAN USAHATANI PADI DI KABUPATEN ACEH BESAR. Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2018

Abstrak

Tujuan pembangunan pertanian adalah meningkatkan hasil, mutu produksi, harga terjangkau serta meningkatkan taraf hidup petani/masyarakat yang berusaha dibidang tersebut. tujuan tersebut tidak hanya sekedar pemenuhan kebutuhan masyarakat yang terus bertambah, namun juga harus memperhatikan keamanan pangan dan lingkungan. mengingat pentingnya sektor pertanian dalam menjaga kestabilan negara dan kekhawatiran akan kekurangan bahan pangan sebagai akibat dengan terus terjadi alih fungsi lahan, pertambahan jumlah penduduk, sistem pemasaran dan kurangnya dukungan finansial di sektor pertanian, mengharuskan pemerintah untuk mencari cara lain guna meningkatkan mutu dan hasil gabah petani, produk yang dihasilkan akan berdaya saing, adil bagi masyarakat tani dan tentunya berkelanjutan. upaya yang dilakukan antaranya adalah penanganan pascapanen. melalui penerapan teknologi pascapanen diharapkan akan memberikan efesiensi waktu, efesiensi biaya, efesiensi tenaga kerja dan penurunan kehilangan

Baca Juga : PERBEDAAN STATUS PENGUASAAN LAHAN DAN DAMPAKNYA TERHADAP PERLAKUAN USAHATANI DAN PENDAPATAN PETANI PADI SAWAH DI KECAMATAN SIMPANG TIGA KABUPATEN ACEH BESAR (IKHSAN, 2015) ,

Baca Juga : ANALISIS PENDAPATAN DAN FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT PETANI TERHADAP USAHATANI PADI SAWAH DI KECAMATAN MEUREUBO KABUPATEN ACEH BARAT (Lisa Oktaviani, 2017) ,

sil sehingga dapat menghasilkan produk hasil yang lebih baik, hasil produksi tinggi dan mutu gabah lebih baik, sehingga harga gabah ditingkat petani dapat terjaga. penerapan teknologi pascapanen kepada petani tentunya dipengaruhi oleh beberapa faktor sehingga petani dapat menerima dan menggunakan alat tersebut, terutama dari segi karakteristik alat, kemudahan penggunaan, produk yang dihasilkan serta kemudahan memperoleh akan sangat berpengaruhi petani dalam memilih teknologi yang akan digunakan. penelitian ini bertujuan (1) mengetahui mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi petani terhadap penggunaan alat teknologi pascapanen di kabupaten aceh besar dengan mengacu pada penggunaan pemilihan combine harvester atau power thresher. (2) mengetahui perbedaan pendapatan petani pengguna combine harvester atau power thresher. penelitian ini dilakukan sejak bulan agustus s/d september 2018. penentuan lokasi penelitian dilakukan secara sengaja (purposive) yaitu di kabupaten aceh besar dengan pertimbangan bahwa kabupaten ini termasuk dalam kabupaten yang memiliki luas panen, produksi dan produktivitas tinggi di provinsi aceh. lokasi penelitian terpilih adalah kecamatan dengan produktivitas tiga tebesar, yaitu kecamatan seulimum, indrapuri dan kuta cot glie. pemilihan sampel dari anggota populasi dalam penelitian ini adalah teknik sampling proporsional, yaitu sampel yang dihitung berdasarkan perbandingan sehingga diperoleh sampel dalam penelitian ini adalah 99 orang. metode analisis yang digunakan adalah analisa regresi logistik dan uji beda independen t-test dengan bantuan perangkat spss (statisfical package for social sciences). hasil penelitian menunjukkan bahwa secara bersama-sama terdapat pengaruh variabel bebas pendidikan petani, efesiensi waktu kerja mesin, efesiensi tenaga kerja, kekeringan gabah dan kebersihan gabah terhadap kecenderungan petani dalam memilih alat teknologi pascapanen yang digunakan. namun secara parsial dapat disimpulakan (1) variabel bebas pendidikan petani, efesiensi waktu kerja mesin dan kekeringan gabah tidak memberikan pengaruh parsial yang signifikan terhadap kecenderungan petani dalam memilih alat teknologi pascapanen yang digunakan; (2) variabel bebas efesiensi tenaga kerja dan kebersihan gabah memberikan pengaruh parsial yang signifikan terhadap kecenderungan petani dalam memilih alat teknologi pascapanen yang digunakan; (3) berdasarkan uji beda independen t-test dapat disimpulkan bahwa terdapat perbedaan pendapatan yang siginifikan antara petani pengguna combine harvester dan petani pengguna power thresher. analisa pendapatan memberikan hasil bahwa perbedaan pendapatan adalah sebesar rp.5.049.189,79 atau 21,69

Tulisan yang relevan

ANALISIS PERBANDINGAN PENDAPATAN USAHATANI ANTARA POLA TANAM PADI-PADI DAN PADI-JAGUNG DI KECAMATAN BAMBEL KABUPATEN ACEH TENGGARA (Sarah Muliana, 2018) ,

KONTRIBUSI PENDAPATAN PEREMPUAN TANI PADA USAHATANI PADI SAWAH TERHADAP PENDAPATAN KELUARGA DI DESA LHOK KEUTAPANG KECAMATAN TANGSE KABUPATEN PIDIE (Ramadhan, 2014) ,

ANALISIS SIKAP TOLERANSI PETANI PADI TERHADAP RISIKO USAHATANI PADI DI KABUPATEN ACEH BESAR, PIDIE JAYA DAN ACEH TENGAH (WILDA WAHYUNI, 2018) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi