FITRIA RAMADHANI. PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN TERHADAP PENGGUNA OBAT KADALUWARSA (SUATU PENELITIAN DI KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh : Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala, 2018

Abstrak

Abstrak fitria ramadhani, 2018 t. haflisyah, s.h., m.hum. pasal 4 huruf a undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen (uupk) telah mengatur sejumlah hak konsumen dimana konsumen berhak atas kenyamanan, keamanan, dan keselamatan dalam mengkonsumsi barang dan/atau jasa. begitu juga dengan obat sebagai salah satu penyembuh bagi suatu penyakit tetapi apabila obat sudah kadaluwarsa maka akan merugikan pihak konsumen yang diakibatkan oleh kesalahan pelaku usaha yang menjualnya. sebagaimana yang dimaksud didalam permenkes ri no. 167/kab/b.vii/72 tentang pedagang eceran obat dikatakan bahwa pedagang eceran obat atau depot obat dilarang menjual obat resep dokter tetapi masih saja terdapat depot obat yang menjual obat resep dokter. tujuan penulisan skripsi ini untuk menjelaskan perlindungan hukum bagi konsumen atas peredaran produk obat kadaluwarsa di depot obat, tanggung jawab pelaku usaha terhadap produk obat kadaluwarsa dan bentuk implementasi pemberian

Baca Juga : PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN TERHADAP PRODUK PANGAN KADALUWARSA DI SWALAYAN (SUATU PENELITIAN DI KOTA BANDA ACEH) (TRISNO NAZLI SYAPUTRA, 2014) ,

Baca Juga : PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KONSUMEN PENGGUNA OBAT PELANGSING YANG BERBAHAYA DIKAITKAN DENGAN UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 1999 TENTANG PERLINDUNGAN KONSUMEN (SUATU PENELITIAN DI KOTA BANDA ACEH) (BELLA SUKMA PRATIWI, 2016) ,

ti rugi terhadap konsumen yang mengonsumsi obat kadaluwarsa penelitian ini merupakan penelitian hukum yang bersifat yuridis empiris, yaitu suatu penelitian ilmiah untuk menemukan kebenaran berdasarkan penelitian pelaksanaan di lapangan dengan mengacu pada keilmuan hukum yang menggunakan metode pendekatan penelitian lapangan (field research) dan kepustakaan (library research). penelitian lapangan dilakukan guna memperoleh data primer melalui wawancara dengan responden dan informan. berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa perlindungan hukum bagi konsumen terhadap produk obat kadaluwarsa di depot obat kota banda aceh belum berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku sebagaimana dijelaskan di dalam undang-undang nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen. dalam hal ini mengakibatkan perlindungan hukum bagi konsumen yang dirugikan masih sangat minim sekali. adapun tanggung jawab pelaku usaha terhadap kerugian yang dialami oleh konsumen antara lain menyelesaikan permasalahan tersebut dengan cara kekeluargaan, meminta maaf, mengembalikan uang dan mengganti produk baru. sedangkan bentuk implementasi pemberian ganti rugi kepada konsumen masih belum berjalan dikarenakan pelaku usaha kurang bertanggung jawab bahkan tidak bertanggung jawab atas kerugian yang dialami konsumen. disarankan kepada pelaku usaha agar dalam melaksanakan kegiatan usahanya haruslah mematuhi segala peraturan dan prosedur yang berlaku. kepada konsumen agar lebih teliti dalam memilih produk, serta memperhatikan hak dan kewajibannya sebagai konsumen. kepada yapka, dan juga bbpom agar dapat menarik obat kadaluwarsa yang terdapat didepot obat dan perlu diterapkan sanksi yang tegas seperti pencabutan izin usaha. hal ini agar dapat memberikan efek jera kepada pelaku

Tulisan yang relevan

PERLINDUNGAN KONSUMEN PENGGUNA HELM YANG TIDAK MEMILIKI STANDAR NASIONAL INDONESIA (SNI) (SUATU PENELITIAN DI KOTA BANDA ACEH) (Cut Putri Oktaviani, 2016) ,

PERLINDUNGAN HUKUM BAGI KONSUMEN TERKAIT PEREDARAN PRODUK KOPI ILEGAL YANG MENGANDUNG BAHAN KIMIA OBAT BERBAHAYA (SUATU PENELITIAN DI KOTA LHOKSEUMAWE) (GIA NASYILA, 2018) ,

PENERAPAN SANKSI ADMINISTRATIF TERHADAP PEDAGANG MAKANAN KADALUWARSA (Mohammad Bondan A, 2017) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi