MUHAMMAD NASIR. PENGARUH VOLUME VEGETASI TERHADAP DISTRIBUSI KECEPATAN DAN TAHANAN ALIRAN DL BELOKAN SALURAN IRIGASI. Banda Aceh : Fakultas Pascasarjana Universitas Syiah Kuala, 2018

Abstrak

pengaruh volume vegetasi terhadap distribusi kecepatan dan tahanan aliran di belokan saluran irigasi oleh: nama : muhammad nasir nim : 1609200060056 komisi pembimbing: 1. dr.ir.eldina fatimah, m.sc., m.eng 2. dr.ir.masimin,m.sc abstrak d.i timbang deli luasan area aliran 520 ha dan panjang saluran sekunder 5000 meter terletak di kabupaten deli serdang provinsi sumatera utara. belokan jaringan irigasi di tumbuhi vegetasi pada tebing dan dasar saluran, diperkirakan dapat mengurangi kecepatan aliran. tujuan penelitian melihat distribusi kecepatan, tahanan dan kehilangan energi aliran di belokan saluran sekunder akibat adanya vegetasi. metode yang digunakan adalah melakukan survey dilapangan dengan melakukan pengukuran kedalaman air, volume vegetasi dan kecepatan aliran. saluran berbentuk trapesium dengan panjang 36 m, lebar bawah 1,45, lebar atas 3,15 m dan sudut belokan 33,510. kecepatan di ukur daerah hulu tengah dan hilir secara

Baca Juga : PENGARUH VEGETASI TERHADAP DISTRIBUSI KECEPATAN DAN TAHANAN ALIRAN PADA SALURAN IRIGASI (I.E.SULASTRI SIHOTANG, 2018) ,

Baca Juga : KAJIAN PENGARUH KERAPATAN TANAMAN SEMANGGI (MARSILEA CRENATA) TERHADAP TAHANAN ALIRAN (Farah Diba, 2015) ,

ang saluran terbagi dari titik x1 sampai dengan x5 dengan q1=0,62m3/dtk dan q2=0,83 m3/dtk. hasil yang didapat distribusi kecepatan di q1 vmaks rata-rata x1= 0,296 m/dtk dan x5= 0,199 m/dtk, kecepatan berkurang akibat belokan sebesar 48,82%. di vv3 vmaks rata-rata x4= 0,216 m/dtk dan (x1 dan x2)= 0,000 m/dtk, kecepatan berkurang akibat keberadaan vegetasi antara x1,x2 terhadap x5 pada q1= 100%. pada q2 kondisi vv0 vmaks rata-rata aliran x1= 0,477 m/dtk dan x5= 0,323 m/dtk antara x1 dan x5 kecepatan berkurang akibat belokan 28,45%. kondisi vv3 vmaks rata-rata x5= 0,312 m/dtk dan x1 =0,000 m/dtk, antara x1 dan x5 kecepatan berkurang akibat keberadaan vegetasi 100%. tahanan terjadi pada q1 vv0= 0,088 sedangkan vv3= 0,150 sehingga peningkatan tahanan dari vv0 ke vv3 sebesar 41,33%. untuk q2 pada vv0 sebesar 0,071, pada vv3 sebesar 0,111 sehingga tahanan meningkat sebesar 36,04 %. kehilangan energi terbesar pada q1 terjadi di vv3 yaitu 0,056 m dan terkecil terjadi pada vv2 yaitu 0,022 m, sedangkan pada q2 adalah kehilangan energi terbesar terjadi pada vv3 yaitu 0,041 dan terkecil yaitu 0,010 pada vv2. kata kunci :belokan saluran, tahanan aliran, kecepatan aliran, volume vegetasi vi influence of vegetation volume to velocity distribution and resistance of flow in irrigation channel by: name: muhammad nasir nim: 1609200060056 commissioner: 1. dr.ir.eldina fatimah, m.sc., m.eng 2. dr.ir.masimin, m.sc abstract d.i timbang deli area of 520 ha flow area and 5000 meters long channel length is located in deli serdang district, north sumatra province. the turn of the irrigation network in overgrown vegetation on the cliffs and bottom of the channel, is expected to reduce the flow rate. the purpose of the study was to see the distribution of velocity, resistance and energy loss in the secondary channel due to vegetation. the method used is conducting surveys in the field by measuring water depth, vegetation volume and flow velocity. trapezoidal channel with 36 m length, 1.45 lower width, 3.15 m upper width and 33,510 turn angle. the velocities measured in the upstream and downstream areas in a transverse channel are divided from points x1 to x5 with q1 = 0.62m vii 3 /s and q2 = 0.83 m /s. results the speed distribution in q1 vmax averages x1 = 0.296 m/s and x5 = 0.199 m/s, velocity decreases due to turns of 48.82%. in vv3 vmax averages x4 = 0.216 m/s and (x1 and x2) = 0,000 m/s, velocity decreases due to vegetation presence between x1, x2 to x5 at q1 = 100%. in q2 condition vv0 vmax flow average x1 = 0.477 m/s and x5 = 0.323 m/s between x1 and x5 speed decreased by 28.45% turn. the average vv3 vmax condition x5 = 0.312 m/s and x1 = 0,000 m/s, between x1 and x5 the velocity is reduced due to the presence of 100% vegetation. the resistance occurs at q1 vv0 = 0.088 while vv3 = 0.150 so that the increase of resistance from vv0 to vv3 is 41.33%. for q2 at vv0 of 0.071, at vv3 of 0.111 so that resistance increased by 36.04%. the largest energy loss in q1 occurs in vv3 of 0.056 m and the smallest occurs at vv2 of 0.022 m, whereas in q2 is the largest energy loss occurs at vv3 of 0.041 and the smallest is 0.010 on vv2. keywords: curve channel, flow resistance, flow velocity, vegetation volume

Tulisan yang relevan

EFISIENSI PENYALURAN AIR IRIGASI DI BKA KN 16 LAM RAYA DAERAH IRIGASI KRUENG ACEH KABUPATEN ACEH BESAR (Andriani Asarah Bancin, 2015) ,

KAJIAN SISTEM PERPINDAHAN PANAS PADA KOLEKTOR SURYA DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK SALURAN BERBELOKAN TAJAM (Muhammad Ibnu Hasan, 2018) ,

KAJI POLA ALIRAN PADA KOLEKTOR SURYA DENGAN MENGGUNAKAN TEKNIK BELOKAN TAJAM (DERRY IWANA, 2018) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi