FEBRINA DIAN KURNIASARI. PENGARUH ABU AMPAS TEBU SEBAGAI FILLER DENGAN AGREGAT HALUS JAMUR UJUNG DAN PLASTIK LOW DENSITY POLYETHYLENE (LDPE) PADA CAMPURAN LASTON (AC-WC). Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2018

Abstrak

Kontruksi jalan raya harus direncanakan dengan kualitas lapis perkerasan yang baik agar dapat memberikan kenyamanan dan keselamatan bagi pengguna jalan. perkerasan jalan yang umumnya digunakan di indonesia adalah lapisan aspal beton (laston) salah satunya lapis aus (ac-wc) dengan komposisi material yaitu aspal, agregat kasar, agregat halus dan filler. penyebab utama kerusakan dan penurunan kekuatan perkerasan laston jalan raya adalah rendahnya kekuatan dan keawetan pada campuran aspal. salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas campuran adalah dengan menggunakan abu ampas tebu sebagai filler dan plastik low density polyethylene (ldpe) untuk aspal modifikasi. material lainnya yang digunakan dalam campuran laston ini yaitu agregat halus dari jamur ujung kabupaten bener meriah, agregat ini memiliki tingkat penyerapan yang tinggi sehingga membutuhkan kadar aspal yang lebih banyak. tujuan penelitian ini untuk mengetahui pengaruh penggunaan filler abu ampas tebu dan agregat halus jamur

Baca Juga : PENGARUH PENGGUNAAN AGREGAT HALUS JAMUR UJUNG DAN FILLER ABU KULIT KOPI TERHADAP KARAKTERISTIK MARSHALL CAMPURAN LAPIS ASPAL POLIMER MENGGUNAKAN LIMBAH PLASTIK POLYETHYLENE TEREPHTHALATE (PET) (ARDIAN FAHMI, 2018) ,

Baca Juga : PENGARUH SUBSTITUSI GONDORUKEM PADA ASPAL PEN 60/70 DAN FILLER KOMBINASI ABU AMPAS TEBU DAN SEMEN PORTLAND TERHADAP LASTON AC-WC DENGAN MENGGUNAKAN AGREGAT HALUS SABANG (CUT NAWALUL AZKA, 2018) ,

ng serta limbah plastik terhadap karakteristik marshall campuran ac-wc. tahapan awal penelitian ini adalah mencari kadar aspal optimum (kao). setelah kao diperoleh selanjutnya dilakukan pembuatan benda uji dengan kombinasi abu ampas tebu sebagai filler, agregat halus jamur ujung dengan komposisi 25%, 50%, 75%, 100% terhadap berat filler dan benda uji dengan penambahan limbah plastik ldpe dengan komposisi 1%, 3% dan 5% dengan cara kering. hasil penelitian menunjukkan kombinasi yang memenuhi spesifikasi bina marga 2010 adalah komposisi 50% filler abu ampas tebu pada kadar aspal 5,87% dengan nilai stabilitas 1350,52 kg, kombinasi 50% filler abu ampas tebu dengan 25% agregat halus jamur ujung pada kadar aspal 5,87% dengan nilai stabilitas 1343,61 kg, dan kombinasi 50% filler abu ampas tebu dengan 25% agregat halus jamur ujung serta penambahan 3% plastik ldpe diperoleh kadar aspal 6,35% dengan nilai stabilitas adalah 1689,74 kg. kata kunci: abu ampas tebu, limbah plastik low density polyethylene, agregat halus jamur ujung, aspal

Tulisan yang relevan

PENGARUH SUBSTITUSI GONDORUKEM PADA ASPAL PEN 60/70 DAN ABU AMPAS TEBU SEBAGAI FILLER TERHADAP KARAKTERISTIK LASTON AC-WC (MUHAMMAD RIZKY MULYA, 2018) ,

PENGARUH PENGGUNAAN AGREGAT HALUS SABANG DENGAN FILLER SERBUK BATA MERAH DAN ABU KULIT KOPI SERTA POLYPROPYLENE TERHADAP KINERJA CAMPURAN LASTON LAPIS AUS (AC-WC) (Mohd. Fahmi Abdya Putra, 2018) ,

PENGARUH PENGGUNAAN AGREGAT HALUS SABANG DENGAN FILLER SERBUK BATA MERAH DAN ABU KULIT KOPI SERTA POLYPROPYLENE TERHADAP KINERJA CAMPURAN LASTON LAPIS AUS (AC-WC) (Mohd. Fahmi Abdya Putra, 2018) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi