LINDA MARLINA. MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PADA SMP NEGERI 6 BANDA ACEH. Banda Aceh : Fakultas Pascasarjana Universitas Syiah Kuala, 2018

Abstrak

Manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru pada smp negeri 6 banda aceh oleh : linda marlina npm : 1509200050002 komisi pembimbing: 1. prof. dr. cut zahri harun, m. pd. 2. dr. nasir usman, m. pd. abstrak manajemen kepala sekolah untuk meningkatkan kompetensi pedagogik guru merupakan proses penggerakan seluruh potensi sumberdaya yang berikaitan dengan kompetensi dalam mengajar dan mendidik untuk mencapai tujuan pembelajaran di sekolah. tujuan penelitian ini untuk mengetahui manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan kompetensi pedagogik guru pada smp negeri 6 banda aceh. penelitian ini merupakan penelitian kuliatatif dengan menggunakan metode deskriptif. subjek penelitian adalah: kepala sekolah, wakil kepala sekolah, ketua mgmp, guru, pengawas, dan komite sekolah. teknik pengumpulan data melalui: observasi, wawancara, dan dokumentasi. analisis data dilakukan dengan mereduksi data, display data, dan verifikasi data. hasil penelitian

Baca Juga : MANAJEMEN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU PADA SMP NEGERI 6 BANDA ACEH (LINDA MARLINA, 2018) ,

Baca Juga : KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI GURU PADA SMP NEGERI 2 SIMEULUE TIMUR (Karina Purwanti, 2014) ,

enunjukkan: (1) program disusun setiap awal tahun ajaran dengan membentuk tps melalui musyawarah dan rapat yang melibatkan guru, staf, komite, dan orang tua peserta didik. program yang direncanakan dalam rkas yaitu; mengadakan workshop, mengikutsertakan pelatihan, pembinaan guru dalam menyusun rpp, kisi-kisi soal, menyiapkan instrumen pembelajaran, menulis ptk, melakukan supervisi kelas, kegiatan iht dan eds; (2) pelaksanaan program diawali dengan pembagian tugas dan wewenang serta mengadakan rapat untuk memberikan pengarahan dan informasi. reward yang diberikan berupa peningkatan nilai kinerja bagi guru yang baik kinerjanya dan diberikan punishment berupa menurunkan nilai kinerja dalam skp guru; (3) pelaksanaan evaluasi belum semuanya menggunakan instrumen, seperti pedoman evaluasi pelaksanaan workshop, pedoman evaluasi terhadap guru dalam melakukan ptk, dan pedoman kegiatan iht. hasil pelaksanaan evaluasi didokumentasikan dan disampaikan kepada guru baik secara individual maupun secara kelompok serta dijadikan sebagai tindak lanjut pada tahun berikutnya; dan (4) hambatan yang terjadi adalah kurangnya kegiatan workshop dan pelatihan, pelatihan sering dilakukan tentang kurikulum 2013, banyaknya jam mengajar guru, kurang tegas kepala sekolah dalam menjalankan kedisiplinan dan peraturan, masih kurangnya motivasi guru dalam membaca buku, jurnal, dan referensi lain. kata kunci: manajemen kepala sekolah dan kompetensi pedagogik

Tulisan yang relevan

STRATEGI KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PADA RNSD NEGERI 2 BANDA ACEH (AIDA IRWANA, 2015) ,

PERBEDAAN KOMPETENSI PEDAGOGIK GURU GEOGRAFI SMA DAN MA DALAM PENGELOLAAN PEMBELAJARAN DI KOTA BANDA ACEH (Khadafi, 2015) ,

KEPEMIMPINAN KEPALA SEKOLAH DALAM MENINGKATKAN KOMPETENSI PROFESIONAL GURU PADA SD NEGERI 13 KOTA BANDA ACEH (KHATIJAH, 2018) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi