SAIFULLAH. PENGARUH DOSIS KOMPOS LIMBAH MEDIA JAMUR MERANG DAN DEFOLIASI TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN OKRA (ABELMOSCHUS ESCULENTUS L. MOENCH). Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2018

Abstrak

Saifullah. 1305101050086. pengaruh dosis kompos limbah media jamur merang dan defoliasi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman okra (abelmoschus esculentus l. moench), dibawah bimbingan erida nurahmi sebagai pembimbing utama dan marai rahmawati sebagai pembimbing anggota. ringkasan okra (abelmoschus esculentus l. moench) atau yang lebih dikenal dengan sebutan kacang arab atau ladyís finger (jemari putri), merupakan tanaman yang belum terlalu populer di indonesia. tanaman ini banyak ditanam di philipina, malaysia, thailand, dan vietnam. bagian tanaman okra yang dibuat sayur adalah buahnya, buah okra sangat baik di konsumsi baik untuk sayur maupun sebagai obat karena memiliki banyak manfaat. penelitian ini dilaksanakan di kebun percobaan sektor timur, dan laboratorium fisiologi tumbuhan fakultas pertanian universitas syiah kuala darusalam banda aceh, yang berlangsung dari bulan mei sampai dengan september 2017. penelitian ini

Baca Juga : PENGARUH DOSIS KOMPOS DAN PEMANGKASAN TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN OKRA (ABELMOSCHUS ESCULENTUS L. MOENCH) (Syarifah Silma Agusti, 2019) ,

Baca Juga : PERTUMBUHAN JAMUR MERANG (VOLVARIELLA VOLVACEA) PADA MEDIA TANAM JERAMI PADI DAN LIMBAH SEKAM (Aslam Bustamam, 2017) ,

uk mengetahui adanya pengaruh dosis kompos limbah mediah jamur merang dan defoliasi terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman okra. penelitian ini, menggunakan rancangan acak kelompok pola faktorial dengan 2 perlakuan yaitu dosis kompos limbah media jamur merang dengan 4 taraf yaitu 0, 10, 20 dan 30 ton ha -1 , defoliasi terdiri dari 2 taraf, yaitu tanpa defoliasi dan defoliasi. parameter yang diamati meliputi tinggi tanaman, diameter pangkal batang, berat berangkasan basah tanaman, panjang, jumlah buah per tanaman, berat buah per tanaman, panjang buah per tanaman, dan indeks panen. hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan dosis kompos limbah media jamur merang 30 ton ha -1 lebih baik dari pada dosis kompos lainnya untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman okra, walaupun pada beberapa parameter lainya berbeda tidak nyata. perlakuan defoliasi okra terbaik dijumpai pada perlakuan tanpa defoliasi. hal ini terlihat pada beberapa parameter yaitu diameter pangkal batang umur 60 hst, berat berangkasan basah tanaman , jumlah buah per tanaman dan berat buah per tanaman. namun untuk tinggi tanaman umur 45 dan 60 hst, diameter batang 45 hst dan panjang buah per tanaman terbaik dijumpai pada perlakuan defoliasi. perlakuan defoliasi hanya berinteraksi dengan pemberian dosis kompos limbah media jamur merang 30 ton ha -1 pada parameter diameter batang umur 60 hst. sedangkan pada perameter lainya terdapat interaksi yang tidak nyata antara perlakuan defoliasi dan semua dosis kompos limbah media jamur merang. hal ini memberikan indikasi bahwa perlakuan defoliasi tidak memberi respon terhadap pemberian dosis kompos limbah media jamur merang. kata kunci : dosis kompos limbah media jamur merang, defoliasi, tanaman

Tulisan yang relevan

PENGARUH DOSIS BIOCHAR DAN PUPUK KANDANG TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN OKRA (ABELMOSCHUS ESCULENTUS L. MOENCH) (ROMIZAL ICHWAL, 2019) ,

PENGARUH KOMBINASI SUBSTRAT MEDIA TUMBUH TERHADAP PRODUKSI DAN KUALITAS JAMUR MERANG (VOLVARIELLA VOLVACEA) (Mardiana, 2016) ,

PENGARUH DOSIS KOMPOS LIMBAH BUBUK KOPI DAN PUPUK NPK TERHADAP PERTUMBUHAN DAN HASIL TANAMAN CABAI MERAH (CAPSICUM ANNUM L.) (Jauhar Fuadi, 2016) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi