Search :
Advance

DEWI SUSWATI.KOMPETISI PEMILIHAN MODA ANGKUTAN UMUM PENUMPANG ANTARA MOBIL PRIBADI, MINIBUS AC DAN MINIBUS NON AC (STUDI KASUS : BANDA ACEH LHOKSEUMAWE). Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2017

Abstrak

KOMPETISI PEMILIHAN MODA ANGKUTAN UMUM PENUMPANG ANTARA MOBIL PRIBADI, MINI BUS AC DAN MINI BUS NON AC (Studi Kasus : Banda Aceh Lhokseumawe) Oleh: Nama : Dewi Suswati NIM : 1409200060027 Komisi Pembimbing: 1. Dr. Renni Anggraini, ST, M.Eng 2. Dr. Eng. Sugiarto, ST. M. Eng ABSTRAK Kota Banda Aceh sebagai Ibukota dari Provinsi Aceh, menjadi pusat dari segala aktivitas ekonomi, politik, sosial, budaya, swasta, pendidikan dan maupun pusat lainnya. Dalam proses distribusi barang dan penumpang Kota Banda Aceh terhubung dengan kota-kota lain, salah satunya adalah Kota Lhokseumawe. Kota Lhokseumawe merupakan sebuah kota yang berada diantara Banda Aceh dan Medan, sehingga kota ini merupakan jalur vital distribusi perdagangan di Aceh. Peningkatan kuantitas dan kualitas moda transportasi umum dalam melayani pergerakan masyarakat menjadi suatu keharusan dan tak terhindarkan, sehingga akan berdampak pada terjadinya kompetisi antar moda angkutan umum penumpang antar kota. Penelitian ini bertujuan menganalisis besaran kebutuhan setiap moda melalui pembangunan model pemilihan moda antara kendaraan pribadi dan angkutan umum. Dalam penelitian ini terdapat tiga moda yang dikaji, yaitu moda mobil pribadi, minibus AC dan minibus non AC. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah survei dan kuesioner. Kuesioner didesain dengan metode stated preference. Pembangunan model dilakukan dengan menggunakan perangkat lunak STATA 10 dan masing-masing moda angkutan dijadikan sebagai base outcome (pembanding). Model berbasis model pemilihan diskret dianalisis dengan pendekatan multinomial logit model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai utilitas pada masing-masing moda yaitu untuk base outcome mobil pribadi dengan nilai utilitas minibus AC = 0,66 dan nilai utilitas minibus non AC = -7,76, untuk base outcome minibus AC dengan nilai utilitas mobil pribadi = 1,72 dan nilai utilitas minibus non AC = -7,76, serta untuk base outcome minibus non AC dengan nilai utilitas mobil pribadi = 10,23 dan nilai utilitas minibus AC = 9,23. Diperoleh probabilitas terpilihnya moda transportasi yang akan digunakan berdasarkan utilitas masing-masing moda yaitu P(mobil pribadi) = 34,11%, P(minibus AC) = 15,22%, dan P(minibus non AC) = 50,68%. Kata kunci : Stated preference, multinomial logit, mobil pribadi, minibus AC, minibus non AC


Tulisan yang relevan

PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI PEKERJA DI KECAMATAN DEWANTARA KABUPATEN ACEH UTARA (MUHAMMAD ZULFACHRI, 2016) ,   Baca Full Text... |  Abstrak..

ANALISIS PEMILIHAN MODA AKIBAT KEBIJAKAN PENGOPERASIAN BUS TRANS KOETARADJA DI BANDA ACEH (Nurul Rahmi, 2016) ,   Baca Full Text... |  Abstrak..

PEMILIHAN MODA OLEH PEKERJA MENUJU TEMPAT KERJA DENGAN METODE ANALYTICAL HIERARCHY PROCESS (AHP) (STUDI KASUS KANTOR WALIKOTA BANDA ACEH) (cut mina muzalifa, 2016) ,   Baca Full Text... |  Abstrak..

MODEL PEMILIHAN MODA ANGKUTAN UMUM UNTUK RUTE PERJALANAN BANDA ACEH - LANGSA (SUMARNI, 2016) ,   Baca Full Text... |  Abstrak..

ANALISIS PEMILIHAN MODA OLEH SISWA MENUJU SEKOLAH DI DARUSSALAM, BANDA ACEH (Ikhwan Reza, 2015) ,   Baca Full Text... |  Abstrak..

Kembali ke halaman sebelumnya