Daily Salfani. PERANAN LEMBAGA KEPOLISIAN DALAM MENANGANI TINDAK PIDANA KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DI WILAYAH KOTA TAKENGON (SUATU PENELITIAN DI POLRES ACEH TENGAH). Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2017

Abstrak

Abstrak kata kunci : peranan, kepolisian, tindak pidana, kekerasan dalam rumah tangga. penelitian ini berjudul “peranan lembaga kepolisian dalam menangani tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga di wilayah kota takengon”. masalah yang diangkat dalam penelitian ini adalah: (1) bagaimana peranan lembaga kepolisian dalam proses penyelesaian perkara tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga di wilayah kota takengon. (2) bagaimana peranan lembaga kepolisian dalam pencegahan tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga di wilayah kota takengon. (3) bagaimana peranan lembaga kepolisian dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat dalam menangani tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga di wilayah kota takengon. penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui peranan lembaga kepolisian dalam proses penyelesaian perkara tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga di wilayah kota takengon. (2) mengetahui peranan lembaga kepolisian dalam pencegahan tindak pidana kekerasan dalam rumah

Baca Juga : PENERAPAN KETENTUAN PIDANA TERHADAP KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA OLEH MAJIKAN TERHADAP PEKERJA RUMAH TANGGA (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM POLRES ACEH BARAT) ( SRI YULIA RAHMAYANI, 2015) ,

Baca Juga : TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA DAN PENCURIAN DENGAN KEKERASAN (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI SINGKIL) (Rio Kardova, 2019) ,

tangga di wilayah kota takengon. (3) mengetahui peranan lembaga kepolisian dalam meningkatkan kesadaran hukum masyarakat dalam menangani tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga di wilayah kota takengon. penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif. penentuan subjek dalam penelitian ini berdasarkan purposive sampling. sehingga subjek penelitian ini adalah anggota kepolisian polres aceh tengah bagian kanit perlindungan perempuan dan anak (kanit ppa) sebanyak 6 orang terdiri dari 1 orang kepala unit, 3 orang penyidik, dan 2 orang anggota biasa. pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dan dokumentasi. teknik analisis data kualitatif menggunakan reduksi data, penyajian data, dan verifikasi data. hasil penelitian ini menunjukkan bahwa (1) dalam menyelesaikan kasus tindak pidana kekerasan dalam rumah tangga kepolisian berperan sebagai penyelidik dan penyidik, proses tersebut dilaksanakan berdasarkan qanun aceh yaitu qanun no.9 tahun 2008 tentang pembinaan adat dan istiadat, dan uu no. 23 tahun 2004 tentang pkdrt. hal ini sesuai dengan ketentuan uu no.11 tahun 2006 tentang pemerintahan aceh. (2) untuk pencegahan kdrt lembaga kepolisian melakukan upaya preventif melalui sosialisasi dan represif melalui penegakan hukum dan pembinaan. (3) untuk meningkatkan kesadaran hukum masyarakat dalam menangani kdrt dilakukan oleh lembaga kepolisian melalui penegakan hukum, sosialisasi dan penyuluhan serta pendidikan kepada masyarakat. kesimpulan dari penelitian ini adalah lembaga kepolisian polres aceh tengah bagian kanit ppa sudah berusaha menjalankan perannya dengan baik dalam menangani kdrt, namum masih ada kendala yang mereka hadapi seperti kurangnya fasilitas dan anggaran dana.

Tulisan yang relevan

PENYELESAIAN KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA MENURUT HUKUM ADAT BATAK KARO DI KECAMATAN MARDING-DING KABUPATEN KARO, SUMATERA UTARA (NISKA PUTRI ZAI, 2019) ,

TINDAK PIDANA PEMERASAN YANG DILAKUKAN DENGAN PENGANCAMAN (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH) (Ryan Firnanda, 2017) ,

TINJAUAN KRIMINOLOGIS KEKERASAN DALAM RUMAH TANGGA DAN UPAYA PENANGGULANGANNYA DIKABUPATEN PIDIE JAYA (Sarah Nadya, 2017) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi