Mutia Balkis. PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED INTRODUCTION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI SMA NEGERI 2 BANDA ACEH. Banda Aceh : Fakultas FKIP Universitas Syiah Kuala, 2016

Abstrak

Abstrak kata kunci : ptk, problem based introduction, hasil belajar, geografi model pembelajaran problem based introduction merupakan sebuah model pembelajaran yang menyajikan masalah kontekstual sehingga merangsang peserta didik untuk belajar. tujuan penelitian ini yaitu untuk mengetahui: (1) peningkatan hasil belajar geografi siswa kelas xi sman 2 banda aceh dengan menerapkan model problem based introduction; (2) aktivitas guru dan siswa dalam pembelajaran geografi dengan model problem based introduction; (3) keterampilan guru mengelola pembelajaran dengan model problem based introduction; dan (4) respon siswa setelah pembelajaran dengan menggunakan model problem based introduction. subjek penelitian ini adalah siswa kelas xi iis 2 sman 2 banda aceh yang berjumlah 32 siswa. pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan tes hasil belajar, lembar pengamatan aktivitas guru dan siswa, lembar pengamatan keterampilan guru mengelola

Baca Juga : PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE GROUP INVESTIGATION DAN PROBLEM BASED LEARNING DALAM MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI SMA NEGERI 5 BANDA ACEH (Mita Prancinitia, 2018) ,

Baca Juga : PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA DENGAN MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN TIPE PROBLEM POSING DAN PROBING PROMPTING DALAM MATA PELAJARAN GEOGRAFI DI SMA NEGERI 3 TAKENGON (Erdini Susanti, 2019) ,

jaran, dan angket respon siswa menggunakan model problem based introduction. analisis data menggunakan statistik deskriptif persentase. hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) persentase ketuntasan individual pada siklus i sebesar 93% dengan 2 siswa dinyatakan tidak tuntas. pada siklus ii persentase ketuntasan individual mengalami peningkatan menjadi 96%. hanya terdapat 1 siswa yang tidak tuntas secara individual pada siklus ini. pada siklus iii keseluruhan siswa dinyatakan tuntas belajar secara individual. persentase ketuntasan klasikal pada siklus i sebesar 50%, siklus ii meningkat menjadi 70% dan siklus iii menjadi 90%; (2) aktivitas guru dan siswa dari siklus i hingga siklus iii sudah mencerminkan keterlaksanaan model problem based introduction; (3) keterampilan guru mengelola pembelajaran dengan menggunakan model problem based introduction mengalami peningkatan. pada siklus i diperoleh skor rata-rata sebesar 3,65, kemudian meningkat pada siklus ii menjadi 3,7 dan siklus iii dengan skor 3,8 yang dikategorikan baik sekali; (4) respon siswa terhadap model problem based introduction dapat dikatakan baik sekali dengan 94% dari 32 siswa berpendapat bahwa pembelajaran menggunakan model problem based introduction dapat meningkatkan pemahaman mereka terhadap materi pelestarian lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan yang telah

Tulisan yang relevan

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN REASONING AND PROBLEM SOLVING UNTUK MENINGKATKAN PRESTASI BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN PKN DI SMP NEGERI 1 TAMIANG HULU KABUPATEN ACEH TAMIANG (Ruasniati, 2013) ,

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE PROBLEM BASED LEARNING DAN SPONTANEOUS GROUP DISCUSION DALAM PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI DI SMA NEGERI 12 BANDA ACEH (MAULIDIN, 2019) ,

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR SISWA MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN EVERYONE IS A TEACHER HERE DENGAN MODEL PEMBELAJARAN TUTOR SEBAYA PADA MATA PELAJARAN GEOGRAFI KELAS XI SMA NEGERI 3 BANDA ACEH (Syarifah Riska, 2018) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi