Search :
Advance

TIA FARADINNA.TINJAUAN KRIMINOLOGIS TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG DILAKUKAN OLEH GURU TERHADAP ANAK DIDIKNYA DIKOTA MEULABOH. Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2016

Abstrak

Abstrak Tia Faradinna, (2016) TINJAUAN KRIMINOLOGIS TERHADAP TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG DILAKUKAN OLEH GURU TERHADAP ANAK DIDIKNYA DI KOTA MEULABOH Fakultas Hukum Universitas Syiah Kuala (v, 53) pp.,bibl.,tabl. Tarmizi, S.H, M.Hum Pasal 76 huruf c Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 Tentang Perlindungan Anak menentukan bahwa setiap orang dilarang menempatkan, membiarkan, melakukan, menyuruh melakukan, atau turut serta melakukan kekerasan terhadap anak, dan dalam ketentuan pasal 80 nya bagi yang melanggar ketentuan Pasal 76 huruf c dipidana dengan pidana penjara paling lama 3 tahun 6 bulan dan denda paling banyak Rp.72.000.000,00. Namun pada kenyataannya di kota Meulaboh masih ada yang melakukan tindak pidana penganiayaan yang dilakukan guru terhadap anak didiknya. Tujuan penulisan skripsi ini untuk menjelaskan faktor penyebab terjadinya tindak pidana penganiayaan yang dilakukan oleh guru terhadap anak didiknya, faktor yang menyebabkan tidak sampainya kasus ini ke tahap pengadilan, serta upaya yang dapat dilakukan dalam menanggulangi tindak pidana tersebut. Data diperoleh melalui penelitian kepustakaan dan penelitian lapangan. Penelitian kepustakaan untuk memperoleh data sekunder dengan cara mempelajari buku-buku dan undang-undang yang ada hubungannya dengan judul skripsi ini. Sedangkan penelitian lapangan dilakukan untuk memperoleh data primer, dengan cara mewawancarai responden dan informan. Hasil penelitian bahwa faktor-faktor penyebab terjadinya tindak pidana ini yaitu faktor internal yang berasal dari muridnya sendiri, faktor eksternal dari guru, faktor yang berasal dari sistem pendidikan, faktor yang berasal dari kultur masyarakat, faktor yang berasal dari keluarga dan faktor lingkungan. Faktor yang menyebabkan kasus penganiayaan tidak sampai ke tahap pengadilan karena pelapor setuju untuk mancabut laporannya dari kepolisian karena telah ada upaya perdamaian dari kedua belah pihak yang dilakukan oleh Mapolres Aceh Barat. Upaya-upaya penanggulangan yang dapat dilakukan dalam menanggulangi terjadinya tindak pidana ini oleh instansi pendidikan dan penegak hukum yaitu dari pihak sekolah, Dinas Pendidikan Meulaboh melalui pelatihan, dan sosialisasi. Dari kepolisian, dengan cara aktif melakukan penyuluhan hukum serta melakukan upaya pemberian efek jera terhadap pelaku dan upaya pembinaan guna memperbaiki pribadi pelaku tindak pidana. Disarankan kepada seluruh instansi pendidikan dan penegak hukum agar lebih maksimal dalam melakukan upaya penanggulangan terhadap tindak pidana ini, dengan semakin aktif melakukan pelatihan, sosialisasi dan pemberian efek jera bagi pelaku dengan memberi sanksi yang tegas.


Tulisan yang relevan

TINJAUAN KRIMINOLOGIS TERHADAP TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN YANG DILAKUKAN OLEH ANAK (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI BANDA ACEH) (Khaidir Parinduri, 2015) ,   Baca Full Text... |  Abstrak..

TINJAUAN KRIMINOLOGIS PENGANIAYAAN ANAK YANG MENYEBABKAN KEMATIAN (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM PENGADILAN NEGERI BIREUEN) (M.ramzi Maulana, 2017) ,   Baca Full Text... |  Abstrak..

HUBUNGAN VERBAL ABUSE ORANG TUA DENGAN PERILAKU REMAJA DI SMK NEGERI 2 BANDA ACEH TAHUN 2013 (Fhona Nurul Rezky, 2013) ,   Baca Full Text... |  Abstrak..

TINJAUAN KRIMINOLOGIS TERHADAP PENYEBAB ANAK MELAKUKAN TINDAK PIDANA PEMBUNUHAN BERENCANA (SUATU PENELITIAN DI LEMBAGA PEMBINAAN KHUSUS ANAK LHOKNGA ACEH BESAR) (ADJI ABDILLAH, 2016) ,   Baca Full Text... |  Abstrak..

PENYELESAIAN TINDAK PIDANA PENGANIAYAAN BERAT OLEH PERADILAN ADAT (SUATU PENELITIAN DI WILAYAH HUKUM POLSEK SAKTI KABUPATEN PIDIE) (MUHAMMAD NOVRIANSYAH, 2016) ,   Baca Full Text... |  Abstrak..

Kembali ke halaman sebelumnya