Intan Maullida. IDENTIFIKASI STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN PADA AREA PEMBANGUNAN JEMBATAN KRUENG KALENG, SABET, ACEH JAYA MENGGUNAKAN METODE SEISMIK REFRAKSI DAN METODE GEOLISTRIK. Banda Aceh : Fakultas Teknik Universitas Syiah Kuala, 2016

Abstrak

Penelitian identifikasi struktur bawah permukaan telah dilakukan pada area pembangunan jembatan krueng kaleng sabet, aceh jaya guna mengetahui nilai kecepatan gelombang primer vp dan nilai resistivitas untuk mengidentifikasi lapisan batuan keras di daerah penelitian yang akan mendukung pembuatan pondasi jembatan menggunakan metode seismik refraksi dan metode geolistrik. penelitian ini dilakukan pada tiga lintasan menggunakan metode seismik refraksi dan 3 lintasan menggunakan metode geolistrik. dari hasil pengolahan data seismik refraksi menggunakan software zondst2d diperoleh lapisan keras pada kedalaman ? 10 meter di ketiga lintasan pengukuran, pada lintasan 1 dan lintasan 2 lapisan keras diduga merupakan lapisan batu gamping dengan harga kecepatan gelombang seismik di masing masing lintasan adalah 2 2.5 km/s dan 2.3 3 km/s sedangkan pada lintasan 3 lapisan keras diduga merupakan lapisan batu basal dengan harga kecepatan gelombang seismik 1 2.5 km/s. dari hasil pengolahan

Baca Juga : IDENTIFIKASI STRUKTUR BAWAH PERMUKAAN MENGGUNAKAN METODE GEOLISTRIK RESISTIVITAS DAN INDUCED POLARIZATION (IP) PADA AREA PEMBANGUNAN JEMBATAN KRUENG KALENG, SABET, ACEH JAYA (Redhani Gemasih, 2016) ,

Baca Juga : ANALISIS VP/VS RATIO MENGGUNAKAN METODE SEISMIK REFRAKSI DAN MULTICHANNEL ANALYSIS OF SURFACE WAVES DI AREA PEMBANGUNAN JEMBATAN KRUENG KALENG, SABET, ACEH JAYA (Tika Hapsari, 2016) ,

ta geolistrik menggunakan software res2dinv diperoleh lapisan keras pada kedalaman ? 10 meter di ketiga lintasan pengukuran, pada lintasan 1 dan lintasan 2 lapisan keras diduga merupakan lapisan batu gamping dengan resistivitas ? 500 ?m sedangkan pada lintasan 3 lapisan keras diduga merupakan lapisan batu basal dengan nilai resistivitas ? 200 ?m. penelitian selanjutnya dengan menggunakan metode seismic refraksi dan geolistrik diharapkan dilakukan dengan bentangan lintasan yang lebih panjang, agar diperoleh target kedalaman penetrasi yang lebih dalam. kata kunci : gelombang primer (vp), resistivitas, metode seismik refraksi, metode geolistrik, zondst2d,

Tulisan yang relevan

ANALISIS GELOMBANG GESER (GELOMBANG S) MENGUNAKAN METODE SEISMIK REFRAKSI DI DESA DATA MAKMUR BLANG BINTANG ACEH BESAR (Sudirman, 2017) ,

ANALISIS KECEPATAN GELOMBANG GESER DI AREA PEMBANGUNAN JEMBATAN KRUENG KALENG, SABET, ACEH JAYA (Fatma Rizki, 2016) ,

IDENTIFIKASI KEBERADAAN SUNGAI PURBA (PALEO-CHANNEL) DI KAWASAN KRUENG BARONA JAYA, ACEH BESAR MENGGUNAKAN METODE SEISMIK REFRAKSI (Yulita Wahyuni, 2016) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi