T. MUKHTARUDDIN. EVALUASI KOORDINASI ALINYEMEN HORIZONTAL DAN ALINYEMEN VERTIKAL SERTA FASILITAS KESELAMATAN RAMBU LALU LINTAS PADA RUAS JALAN BANDA ACEH KRUENG RAYA (STUDI KASUS PADA STA. 16 + 000 STA. 17 + 000). Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2016

Abstrak

Evaluasi koordinasi alinyemen horizontal dan alinyemen vertikal serta fasilitas keselamatan rambu lalu lintas pada ruas jalan banda aceh krueng raya (studi kasus pada sta. 16 + 000 sta. 17 + 000) oleh : t. mukhtaruddin nim. 1209200060126 komisi pembimbing : 1. dr. ir. m. isya, mt 2. dr. renni anggraini,st., m.eng. abstrak jalan merupakan prasarana transportasi darat yang mempunyai peranan penting dalam pertumbuhan ekonomi. jalan dalam kelancaran distribusi barang dan jasa untuk meningkatkan kesejahteran masyarakat. jalan banda aceh - krueng raya merupakan jalan nasional yang berperan dalam pertumbuhan ekonomi provinsi aceh. menurut data dirlantas polda aceh dari tahun 2013 2014 bahwa jalan ini memiliki kecelakaan lalu lintas yang cukup signifikan sebanyak 263 kejadian yang juga mengakibatkan meninggal dunia serta kerugian material mencapai rp.29.250.000 adapun dalam penelitian ini mengevaluasi koordinasi alinyemen horizontal dan alinyemen

Baca Juga : KESERASIAN RAMBU DAN MARKA TERHADAP GEOMETRIK JALAN PADA JALAN ANTAR KOTA STUDI KASUS:(RUAS JALAN BANDA ACEH KM 77 BATAS PIDIE) (Teuku Hermansyah, 2014) ,

Baca Juga : EVALUASI RUAS JALAN DAN PERSIMPANGAN UNTUKRNMEMINIMALKAN KECELAKAAN LALU LINTASRN(STUDI KASUS JALAN NASIONAL LINTAS TIMUR KM 76 KM 102) (FAHRIL KAMAL, 2015) ,

al pada sta. 16 + 000 sta. 17 + 000, geometrik jalan dengan tinjauan kecepatan rencana, dan penilian terhadap kondisi exsisting fasilitas keselamatan lalu lintas jalan pada 4 (empat) titik tinjauan. metode yang digunakan yang mengacu pada standar perencanaan geometrik untuk jalan antar kota, bina marga (1997 dan data skunder yang di peroleh dari p2jn bina marga aceh serta data kecelakaan dari dirlantas polda aceh tahun 2013-2014. hasil dalam studi ini diketahui bahwa pada titik 1 (satu) sta. 16 + 125 sta. 16 + 250 untuk jarak pandang henti di katagorikan tidak laik, dan untuk titik 2 (dua) sampai dengan titik 4 (empat) yaitu sta. 16 + 250 - 16 + 650, untuk jarak pandang henti dikatagorikan laik. untuk geometrik jalan di semua titik tinjauan dikagorikan laik dan untuk fasilitas keselamatan rambu lalu lintas dari titik 1 (satu) sampai dengan titik 4 (empat) yaitu sta. 16 + 125 - 16 + 650 dikatagorikan tidak laik. dari kesimpulan diatas peneliti menyarankan kepada pihak terkait untuk disempurnakan fasilitas keselamatan jalan khususnya sta.16 + 000 sta 17 + 000. kata kunci: koordinasi alinyemen, geometrik jalan, dan fasilitas keselamatan rambu lalu

Tulisan yang relevan

PERANCANGAN GEOMETRIK JALAN MENGGUNAKAN AUTOCAD CIVIL 3D STUDENT VERSION 2016 STUDI KASUS JALAN MANDEH STA 30+000 - STA 37+000 PROVINSI SUMATERA BARAT (SECTIOLY SANRA, 2019) ,

TINJAUAN PERENCANAAN GEOMETRIK JALAN SUKA MAKMUR-BALING KARANG KABUPATEN ACEH TAMIANG (Hanum Utika, 2016) ,

EVALUASI ALINYEMEN HORIZONTAL PADA TIKUNGAN PAGAR AIR RUAS JALAN BANDA ACEH MEDAN KM 6,5 (Mursal, 2015) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi