Search :
Advance

ABIZAR.SISTEM PEMELIHARAAN SAPI POTONG DI KECAMATAN KUTA COT GLIE DAN KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BESAR. Banda Aceh : Fakultas Pertanian Universitas Syiah Kuala, 2015

Abstrak

Telah dilakukan penelitian tentang Sistem Pemeliharaan Sapi Potong Untuk Memenuhi Konsumsi Daging di Kabupaten Aceh Besar telah dilakukan sejak bulan Februari sampai Maret 2015. Metode penelitian kajian ini menggunakan metode survey dengan pengambilan data secara sampel dengan cara Purposive Random Sampling. Sumber data dalam penelitian ini berupa data primer (survey di lapangan) dengan menggunakan kuesioner, sementara itu data sekunder diperoleh dari instansi atau Dinas-dinas terkait antara lain Dinas Perternakan, Badan Perencana Pembangunan Daerah dan Badan Pusat Statistik. Penelitian ini menetapakan 40 responden dari peternak di dua Kecamatan. Data yang dikumpulkan meliputi sitem pemeliharaan sapi potong, bangsa sapi potong, skala usaha dan pendapatan peternak. Hasil penelitian system pemeliharaan sapi potong di kecamatan Kuta Cot Glie 80 % peternak menggunakan system pemeliharaan intensif dengan cara sapi di kandangkan, sedangkan di Kecamatan Indrapuri 75 % menggunakan system pemeliharaan intensif dengan cara sapi di pelihara terus menerus di dalam kandang. Bangsa sapi potong di Kecamatan Kuta Cot Glie berupa sapi Limosine mencapai 43,1 % sedangkan di Kecamatan Indrapuri 53,1 % Bbangsa sapi Aceh. Setiap peternak di dua Kecamatan memiliki 4 ternak. Skala usaha peternak sapi potong di kedua Kecamatan ini masih memelihara sapi secara tradisional. Pendapatan menurut bangsa sapi potong dari usaha ternak sapi potong di Kecamatan Kuta Cot Glie Sapi Aceh setelah pemeliharaan selama 18 bulan Rp 6,000,000 perekor sedangkan pendapatan sapi limosine Rp 9,000,000, perekor pendapatan dari sapi Simental mencapai Rp 9,000,000 perekor dan pendapatan sapi Brahman Rp 8,000,000 perekor sapi. Pendapatan di Kecamatan Indrapuri bangsa sapi Aceh Rp 5,000,000 perekor sedangkan sapi Limosine Rp 9,000,000 dan Simental Rp 10,000,000 perekor, pendapatan sapi Brahman Rp 7,000,000 perekor sapi, jika peternak pemawah hasil dari keuntungan akan di bagi menjadi 50 % -50 % perekor sapi dengan pemilik sapi. Kata kunci: Sistem Pemeliharaan, Sapi Potong, Pendapatan Peternak.


Tulisan yang relevan

MASALAH PENGADAAN BAKALAN SAPI POTONG DI KECAMATAN SYIAH KUALA DAN ULEE KARENG (M. Thalal Mw, 2016) ,   Baca Full Text... |  Abstrak..

ANALISIS PENDAPATAN PETERNAK PENGGEMUKAN SAPI SISTIM KEREMAN DI DESA MEUNARA KECAMATAN INDRAPURI KABUPATEN ACEH BESAR (Jufnandar, 2014) ,   Baca Full Text... |  Abstrak..

ANALISIS PEMANFAATAN SUMBERDAYA AIR DAN KEBUTUHAN AIR UNTUK SEKTOR PERTANIAN DI KECAMATAN KUTA COT GLIE KABUPATEN ACEH BESAR (Mainia Sari, 2015) ,   Baca Full Text... |  Abstrak..

MANAJEMEN PEMELIHARAAN SAPI POTONG DI BPTU-HPT PADANG MENGATAS KABUPATEN LIMA PULUH KOTA PROVINSI SUMATERA BARAT (Beni Irnando, 2017) ,   Baca Full Text... |  Abstrak..

KAJIAN KEBUTUHAN SAPI POTONG UNTUK MEMENUHI KONSUMSI DAGING DI KABUPATEN PIDIERNKAJIAN KEBUTUHAN SAPI POTONG UNTUK MEMENUHIRN KONSUMSI DAGING DI KABUPATEN PIDIE (AZHARI MUHAMMAD, 2015) ,   Baca Full Text... |  Abstrak..

Kembali ke halaman sebelumnya