Mukhlis Ramadhan. STUDI HABITAT BADAK SUMATERA (DICERORHINUS SUMATRENSIS)DI KAWASAN HUTAN SAMARKILANG KAWASAN EKOSISTEM LEUSER. Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2015

Abstrak

Abstrak telah dilakukan penelitian tentang “studi habitat badak sumatera (dicerorhinus sumatrensis) di kawasan hutan samarkilang kawasan ekosistem leuser” pada bulan juni hingga desember 2014. penelitian ini bertujuan untuk mengumpulkan data tentang karakteristik habitat badak sumatera di kawasan hutan samarkilang. penelitian dilakukan dengan metode survei eksplorasi berdasarkan transek. parameter yang diukur adalah adanya tanda bekas pakan badak sumatera, ketersediaan kubangan, kondisi lingkungan (intensitas cahaya, suhu, dan kelembaban), dan potensi ancaman habitat badak sumatera. hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga tanda bekas pakan badak sumatera pada tumbuhan dan satu tanda bekas pakan pada uning (saltlick). terdapat tiga kubangan aktif dan satu kubangan tidak aktif dengan panjang rata-rata 4,6 m dan lebar 2,6 m. kawasan hutan samarkilang memiliki kondisi lingkungan dengan rata-rata intensitas cahaya 286,5 lux. suhu rata-rata dikawasan hutan ini 27,1 0c. kelembaban

Baca Juga : STUDI KEBERADAAN DAN SEBARAN BADAK SUMATERA (DICERORHINUS SUMATRENSIS) DI SAMARKILANG, KAWASAN EKOSISTEM LEUSER (KEL) (RIDHA FAZLURRAHMAN AB, 2015) ,

Baca Juga : KEBUN BINATANG HABITAT LEUSER ACEH BESAR TEMA : ARSITEKTUR EKOLOGIS (Raisha Ulfa, 2017) ,

rata 84,6%. potensi yang diduga menjadi ancaman bagi habitat badak di kawasan hutan samarkilang adalah jerat satwa, kehadiran pemburu burung, kehadiran para pencari biji rotan dan getah gaharu (aquilaria malaccensis), lokasi penandaan wilayah yang disayat pada batang kayu, dan dijumpai juga gubuk peristirahatan para pencari biji jernang dan getah gaharu kata kunci: badak sumatera (dicerorinus sumatrensis), habitat, dan kawasan hutan samarkilang. abstract a research about “study habitat of sumatran rhino (dicerorhinus sumatrensis) in samarkilang forest area leuser ecosystem region (kel)” has been done on juny to december 2014. the aimed of this research on study habitat sumatran rhino (dicerorhinus sumatrensis) was to collect data on the characteristics of the habitat in samarkilang forest area. this study used a survey methode exploration based on the transect. parameters measured were marks of the sumatran rhino feed, availability puddles, environmental conditions (light intensity, temperature and humidity), and the potential threat of the sumatran rhinos habitat. the results shown that there were three marks of the sumatran rhino in plants and the marks on the saltlick. three active puddle and one inactive puddle where found with an average length 4.6 m and width 2.6 m. samarkilang forest area had environmental conditions with an average light intensity of 286.5 lux. the average themperature is 27.1 0c. average humidity is 84.6%. the potential threat of rhinos habitat were snares wildlife, bird hunters, jernang seeds seekers and aloes sap (aquilaria malaccensis), location tagging region slashed on logs, and also found a resting hut jernang seeds seekers and aloes sap. keywords: sumatran rhinoceros (dicerorinus sumatrensis), habitat, and samarkilang forest

Tulisan yang relevan

STUDI KEBERADAAN HARIMAU SUMATERA (PANTHERA TIGRIS SUMATRAE) DI HUTAN BEUTONG KAWASAN EKOSISTEM LEUSER, NAGAN RAYA (JAMHUR, 2019) ,

STUDI KEBERADAAN GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS) DI HUTAN BEUTONG KAWASAN EKOSISTEM LEUSER, NAGAN RAYA STUDI KEBERADAAN GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS) DI HUTAN BEUTONG KAWASAN EKOSISTEM LEUSER, NAGAN RAYA STUDI KEBERADAAN GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS) DI HUTAN BEUTONG KAWASAN EKOSISTEM LEUSER, NAGAN RAYA STUDI KEBERADAAN GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS) DI HUTAN BEUTONG KAWASAN EKOSISTEM LEUSER, NAGAN RAYA STUDI KEBERADAAN GAJAH SUMATERA (ELEPHAS MAXIMUS SUMATRANUS)DI HUTAN BEUTONG, NAGAN RAYA (Samsul Rijal, 2019) ,

KELIMPAHAN DAN KARAKTERISTIK HABITAT KEPITING BIOLA (UCA SP) DI KAWASAN EKOSISTEM MANGROVE GAMPONG ASOE NANGGROE KOTA BANDA ACEH (Riana Sulistiangsih, 2016) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi