Willi Astoni. PEMOELAN PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI BAGI PEKERJA DI KECAMATAN JAYA BARU KOTA BANDA ACEH. Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2015

Abstrak

Perjalanan berbasis tempat tinggal dengan tujuan bekerja merupakan perjalanan utama karena perjalanan tersebut merupakan suatu hal yang penting. lokasi penelitian ini di kecamatan jaya baru kota banda aceh dengan batasan penelitian pada pekerja yang menggunakan sepeda motor dan angkutan umum. para pekerja di kecamatan jaya baru cenderung menggunakan angkutan pribadi seperti sepeda motor menuju ke tempat bekerja. hal ini dikarenakan angkutan umum di kota banda aceh tidak memiliki aspek keandalan seperti kenyamanan, keamanan, tarif murah, efisiensi waktu dan aksesibilitas. berdasarkan kondisi tersebut, maka perlu dilakukan penelitian mengenai pemilihan moda transportasi yang dilakukan pekerja. dalam penelitian ini moda transportasi yang ditinjau adalah angkutan pribadi (sepeda motor) dan angkutan umum (labi-labi). penelitian ini mengambil lokasi di kecamatan jaya baru kota banda aceh. pengumpulan data primer dilakukan dengan menggunakan kuesioner dan wawancara ke rumah tangga (home

Baca Juga : PERSEPSI PEGAWAI NEGERI SIPIL TERHADAP PEMILIHAN MODA UNTUK PERJALANAN KERJA (STUDI KASUS PEGAWAI NEGERI SIPIL KOTA JANTHO YANG BERDOMISILI DI KOTA BANDA ACEH DAN SEKITARNYA) (Rahmad Saputra, 2017) ,

Baca Juga : ANALISIS PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI ANTARA ANGKUTAN UMUM PENUMPANG MINIBUS AC DENGAN MINIBUS NON AC (STUDI KASUS : BANDA ACEH TAPAKTUAN) (ANDRIAN, 2019) ,

view survey) pada 100 pekerja di sembilan desa di kecamatan jaya baru. variabel waktu akses dari rumah ke perhentian (x1), waktu menunggu (x2), waktu dalam kendaraan (x3) dan waktu akses dari perhentian ke tujuan (x4) menjadi variabel bebas dalam penelitian ini. pemodelan menggunakan metode logit binomial selisih yang di selesaikan dengan persamaan regresi linear serta didapatkan koefisien determinasi. hasil dari pengolahan data kuesioner diketahui pekerja yang memilih sepeda motor yaitu sebesar 66% dan yang memilih angkutan umum sebesar 34%. sebanyak 66 pekerja (66%) yang menggunakan sepeda motor dapat diketahui bahwa seluruh pekerja telah memiliki sim c. pekerja dengan penghasilan rp. 1.000.000 rp. 2.500.000, sebesar 29% memilih sepeda motor dan sebesar 21% memilih angkutan umum. hasil dari analisis regresi linear didapatkan persamaan sebagai berikut y = -0,0005x 1,5185. nilai koefisien determinasi (r2) dari analisis regresi linear diperoleh sebesar 31,6%. hasil dari perhitungan analisis model binomial logit selisih didapatkan model pau = 1/(1+ exp?(-1,5185-0,0005(csm-cau ))). jika biaya angkutan umum sama dengan biaya sepeda motor, maka sekitar 82% pekerja akan memilih angkutan umum, dan yang menggunakan sepeda motor sebesar 18%. kata kunci: pemilihan moda, logit-binomial-selisih,

Tulisan yang relevan

ANALISIS PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI ANTARA ANGKUTAN UMUM PENUMPANG MINIBUS AC DENGAN MINIBUS NON AC (STUDI KASUS : BANDA ACEH TAPAKTUAN) (ANDRIAN, 2019) ,

PEMILIHAN MODA TRANSPORTASI PEKERJA DI KECAMATAN DEWANTARA KABUPATEN ACEH UTARA (MUHAMMAD ZULFACHRI, 2016) ,

ANALISIS PEMILIHAN MODA AKIBAT KEBIJAKAN PENGOPERASIAN BUS TRANS KOETARADJA DI BANDA ACEH (Nurul Rahmi, 2016) ,


Kembali ke halaman sebelumnya


Pencarian

Advance



Jenis Akses


Tahun Terbit

   

Program Studi