Search :
Advance

Yuiska Kurnia Maifi.PEMBELAJARAN MATERI STATISTIKA MELALUI MODEL PROBLEM BASED LEARNING SISWA KELAS X SMAN 1 KRUENG BARONA JAYA TAHUN PELAJARAN 2013/2014. Banda Aceh : Universitas Syiah Kuala, 2015

Abstrak

ABSTRAK Kata kunci: Pembelajaran Berbasis Masalah, statistika, hasil belajar Pembelajaran berbasis masalah bermaksud untuk memberikan ruang gerak berpikir yang bebas kepada siswa untuk mencari konsep dan penyelesaian masalah yang terkait dengan materi yang diajarkan. Hal tersebut sesuai dengan kurikulum 2013 yang menekankan pada pembelajaran berbasis masalah. Materi statistika dianggap salah satu materi yang susah dipahami siswa, sehingga dalam kurikulum 2013 pemahaman konsep materi statistika ini dipelajari mulai dari kelas X SMA. Berdasarkan hal tersebut maka penulis melakukan penelitian dengan judul “Pembelajaran Materi Statistika Melalui Model Problem Based Learning Siswa Kelas X SMAN 1 Krueng Barona Jaya Tahun Pelajaran 2013/2014”. Penelitian ini mengangkat masalah apakah hasil belajar siswa dengan model pembelajaran PBL lebih baik dari pada pembelajaran konvensional pada materi statistika kelas X SMAN 1 Krueng Barona Jaya ?. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui lebih baik atau tidaknya hasil belajar siswa yang diajarkan dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dengan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan pembelajaran konvensional pada materi statistika di kelas X SMAN 1 Krueng Barona Jaya. Pendekatan dalam penelitian ini adalah kuantitatif dengan jenis penelitiannya adalah eksperimen. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa kelas X SMAN 1 Krueng Barona Jaya dengan sampel penelitian kelas X - 4 sebagai kelas eksperimen dengan menggunakan model pembelajaran Problem Based Learning dan kelas X - 2 sebagai kelas kontrol dengan menggunakan pembelajaran konvensional. Penggumpulan data dilakukan dengan teknik tes, yaitu tes awal dan tes akhir. Analisis data dilakukan dengan menggunakan statistik uji-t satu pihak pada taraf signifikan ? = 0,05, dari hasil perhitungan diperoleh t = 0,92 dan t_((1-?)(n1+n2-2)) = 1.71 atau t < t_((1-?)(n1+n2-2)) yaitu 0,92 < 1.71. Dengan demikian Ho diterima, hal ini berarti tidak ada perbedaan hasil belajar siswa yang diajarkan dengan pembelajaran model PBL dan hasil belajar siswa dengan pembelajaran konvensional pada materi statistika kelas X SMAN 1 Krueng Barona Jaya.


Tulisan yang relevan

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN THINK TALK WRITE (TW) PADA MATERI HUKUM-HUKUM DASAR KIMIA DI KELAS X SMAN 1 KRUENG BARONA JAYA (Fanilawati, 2016) ,   Baca Full Text... |  Abstrak..

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN ARTIKULASI PADA MATERI LAJU REAKSI DI KELAS XI SMAN 1 KRUENG BARONA JAYA ACEH BESAR TAHUN PELAJARAN 2013/2014 (NOVITA SARI, 2015) ,   Baca Full Text... |  Abstrak..

PENGARUH AKTIVITAS SISWA TERHADAP HASIL BELAJAR MELALUI PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA MATERI INTEGRAL TAK TENTU FUNSI ALAJABAR DI KELAS XI SMA LABORATORIUM UNSYIAH (Fitria Rahmita Sari, 2016) ,   Baca Full Text... |  Abstrak..

PENERAPAN METODE KARYAWISATA UNTUK MENCAPAI KETUNTASAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI PENCEMARAN LINGKUNGAN DI KELAS X-6 SMAN 1 KRUENG BARONA JAYA KABUPATEN ACEH BESAR (Riska Epitasari, 2013) ,   Baca Full Text... |  Abstrak..

PENGEMBANGAN LKS BERBASIS PROBLEM BASED LEARNING BERMUATAN SIKAP SPIRITUAL PADA MATERI PENGUKURAN UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA (Khairunnisa, 2016) ,   Baca Full Text... |  Abstrak..

Kembali ke halaman sebelumnya